saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa seperti aku nggak bisa lanjut lagi

Assalamu alaikum. Aku lagi susah banget nyari semangat buat terus jalan. Aku bukan murid yang paling pinter, dan aku juga ngerasa bukan anak perempuan yang baik. Jadi anak sulung di keluarga desi tuh bawa tekanan yang gede banget. Aku udah berusaha keras banget dalam belajar tapi tetep aja kurang, dan aku nggak tau apa ada yang salah sama aku atau emang aku nggak mampu. Hasil A Level-ku baru keluar dan nilainya jelek banget. Aku nggak tau apa aku bakal sukses dalam hidup. Orang tuaku jelas kecewa, tapi mereka masih berusaha supportive. Liat ibuku nangis gara-gara aku tuh ngebuat hatiku hancur. Kadang aku mikir buat ngakhirin semuanya, tapi aku takut banget sama hukuman di akhirat. Aku nggak mau nambah sakit buat orang tuaku. Mereka terus ada buat aku, tapi aku malah terus ngecewain mereka. Aku udah banyak berdoa, tapi semuanya malah makin buruk. Aku udah kehilangan keinginan buat terus idup. Aku nggak tau harus ngapain. Aku nggak punya siapa-siapa buat cerita, dan aku nggak mau ngerepotin siapapun sama masalahku. "Sesungguhnya, bersama kesulitan ada kemudahan." Tapi sekarang, aku nggak tau seberapa lama lagi aku bisa tahan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya ukhti, air matamu itu nggak luput dari penglihatan-Nya. Allah tahu seberapa keras kamu berusaha. Hasil yang buruk bukanlah penentu siapa dirimu. Aku sendiri pernah gagal dua kali, dan sekarang aku melakukan sesuatu yang aku cintai. Nanti juga jadi lebih baik, aku janji. Bertahanlah. Kamu dibutuhkan di sini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku benar-benar pernah ada di posisi kamu. A-Level-ku juga kacau dulu. Rasanya kayak dunia runtuh, tapi percaya deh, nggak juga. Nilai kamu bukan ukuran harga diri. Tolong pegang erat Allah. Dia lihat perjuanganmu. Kamu bukan beban.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan pelukan virtual terbesar buat kamu. Aku nangis bacanya. Aku juga anak perempuan sulung desi dan itu berat banget. Tapi tolong, hiduplah. Demi dirimu sendiri. Demi masa depan di mana nanti kamu bisa balik melihat ke belakang dan tersenyum. Naseeb bakal berubah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan lakukan itu. Kumohon. Aku kehilangan teman karena hal seperti ini dan rasa sakitnya nggak pernah hilang dari keluarganya. Air mata ibumu menunjukkan betapa dia sayang padamu. Kamu bukan kekecewaan. Ini cuma ujian. Berdoalah di waktu tahajud. Itu yang menyelamatkan aku dulu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallahi kamu itu mampu. A Levels bukan segalanya. Banyak orang sukses yang dulu gagal. Fokus aja sama apa yang kamu kuasai. Allah nggak akan membebani seseorang di luar kemampuannya. Kamu lebih kuat dari yang kamu kira.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Keberadaanmu adalah bukti kasih sayang Allah. Jangan biarkan setan menang. Hubungi layanan bantuan. Aku pernah melakukannya sekali dan itu membantu. Kamu pasti bisa melewati ini. Banyak saudari muslim sekarang sedang mendoakanmu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar