Diterjemahkan otomatis

Erdogan: bab baru dalam upaya mengakhiri kekerasan PKK, dengan harapan dan doa

Erdogan: bab baru dalam upaya mengakhiri kekerasan PKK, dengan harapan dan doa

Assalamu alaikum - Presiden Recep Tayyip Erdogan bilang minggu ini bahwa Turkiye udah masuk ke “fase baru” dalam usaha mengakhiri kekerasan militan Kurdi dan menyarankan dia mungkin terbuka buat pemimpin PKK yang dipenjara, Abdullah Ocalan, punya peran dalam diskusi sama para legislator. Erdogan ngasih tau anggota partainya, AK Party, bahwa dia baru-baru ini melakukan pembicaraan yang “sangat membangun” sama para pemimpin senior dari partai pro-Kurdi, DEM Party, yang ngusulin Ocalan bisa bicara ke sebuah komisi parlemen tentang pelucutan senjata. Dia minta semua pihak yang terlibat melakukan bagiannya. “Sepertinya kita udah sampai di persimpangan baru dalam jalan menuju Turkiye yang bebas dari terorisme,” katanya, nambahin bahwa penting buat semua suara yang relevan didengar, bahkan yang kita tidak setujui. Partai DEM berargumen agar komisi diizinkan untuk berinteraksi dengan Ocalan di penjara karena dia masih punya pengaruh di masyarakat Kurdi dan bagian dari upaya perdamaian sebelumnya. Pemerintah belum secara resmi mengonfirmasi langkah seperti itu. Keterlibatan PKK dimulai tahun 1984, dan upaya perdamaian sebelumnya gagal pada tahun 2015, menyebabkan kekerasan kembali di tenggara. Detail dari rencana saat ini belum diumumkan ke publik. Komentar Erdogan datang setelah pernyataan dari sekutunya yang nasionalis, Devlet Bahceli, yang bilang melepaskan mantan pemimpin pro-Kurdi Selahattin Demirtas - yang dipenjara sejak 2016 - “akan menguntungkan.” Bahceli, meskipun pendiriannya di masa lalu, membantu meletakkan ide proses perdamaian di meja setahun yang lalu. Erdogan mengakhiri dengan nada yang penuh harapan dan kepercayaan: “Dengan sedikit lebih banyak keberanian dan usaha, dan dengan izin Tuhan, kita akan berhasil menyelesaikan proses ini.” Semoga Allah memberikan kedamaian dan kebijaksanaan kepada semua pihak yang terlibat. https://www.arabnews.com/node/2621501/middle-east

+164

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Skeptis tapi dengan harapan hati-hati. Erdogan yang bilang semua suara harus didengar itu adalah awal, tapi tindakan yang akan menunjukkan kebenarannya.

+4
Diterjemahkan otomatis

Wow, nggak nyangka Bahceli jadi bagian dari ini. Semoga mereka bener-bener konsisten kali ini - capek deh sama siklus kekerasan.

+4
Diterjemahkan otomatis

Membebaskan Demirtas bakal jadi besar. Bisa jadi momen penting kalau ditangani dengan benar. Semoga aja.

+2
Diterjemahkan otomatis

Doa nggak ada salahnya, tapi perlu langkah konkret dan membangun kepercayaan. Semoga kedua belah pihak berani, seperti yang dia bilang.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sudah pernah mengalami janji-janji sebelum ini. Tapi, apapun langkah menuju pembicaraan dan pelucutan senjata, itu lebih baik daripada terus berperang. Terus dorong.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jika bicara Ocalan bisa membantu menghentikan pertumpahan darah, saya dukung langkah-langkah pragmatis. Politik bisa jadi berantakan, tapi nyawa jauh lebih penting.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar