Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Produk Tembakau
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok polos, pembatasan kadar tar dan nikotin, serta pelarangan bahan tambahan pada produk hasil tembakau. Forum yang diadakan di Surabaya pada Senin (30/6) ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian, Disperindag Jatim, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyampaikan bahwa Jawa Timur merupakan pusat ekosistem pertembakauan nasional, menyumbang sekitar 43,9 persen produksi tembakau nasional dan sekitar 70 persen penerimaan cukai hasil tembakau nasional atau Rp161,24 triliun pada 2024. Sektor ini juga menopang lebih dari 90 ribu tenaga kerja langsung, sekitar 387 ribu petani tembakau dan cengkih, serta ribuan pelaku UMKM.
Kadin menilai kebijakan perlu disusun secara komprehensif dengan mempertimbangkan keseimbangan antara aspek kesehatan, ekonomi, dan keberlangsungan industri legal. Sementara itu, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa pengaturan ini merupakan upaya perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dengan melibatkan berbagai pihak dalam penyusunan regulasi.
Akademisi dan pelaku industri mengingatkan potensi dampak terhadap peningkatan rokok ilegal dan kehilangan penerimaan negara jika kebijakan tidak mempertimbangkan seluruh aspek. Kadin Indonesia berharap forum ini menghasilkan rekomendasi proporsional bagi pemerintah.
https://kabarbaik.co/kadin-jat