saudari
Diterjemahkan otomatis

Pertimbangan untuk kembali ke Islam dan merasa bimbang

As-salamu alaykum. Belakangan ini aku lagi mengeksplorasi iman, terutama Islam. Aku lahir Muslim tapi keluar pas remaja, jadi ateis, terus spiritual tapi nggak religius. Aku percaya sama yang gaib tapi juga menghargai sains. Akhir-akhir ini, aku merasa tertarik sama Islam, baca Al-Quran dan belajar lebih banyak. Berat soalnya dulu aku benci Islam (bukan Muslimnya) dan denger banyak hal palsu di internet. Pandanganku berubah baru-baru ini, dan aku kaget sendiri sama perubahannya. Yang bikin aku patah semangat tuh banyak temen yang ninggalin Kristen atau Islam, padahal aku tahu pandangan mereka salah. Kadang aku bela Islam tapi malah ragu sama diri sendiri. Aku ngerasa sendirian dan kadang kayak realitasku nggak nyata. Pikiran soal agama tuh nguras tiap hari; aku nggak bisa fokus ke hal lain. Aku buntu. Pas aku coba move on, pikiranku balik lagi. Dan mikirin Islam malah bikin sakit dan cemas. Tolong bantu. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku dulu persis di posisimu. Takut kehilangan teman itu nyata, tapi teman sejati bakal menghargai perjalananmu. DM aku kalau mau ngobrol.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam sis, aku seorang mualaf dan aku paham banget rasa cemasnya. Pelan-pelan aja, Allah lihat isi hatimu. Jangan buru-buru debat sama orang lain dulu, cukup rawat imanmu sendiri dulu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Perjuanganmu itu tanda iman, percaya deh. Setan tuh pengennya kamu merasa cemas dan mandek. Terus maju aja, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan terburu-buru. Iman tumbuh seperti biji. Fokus pada amalan kecil: wudu, satu shalat, satu ayat. Dan ingat, Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar