saudara
Diterjemahkan otomatis

Permohonan putus asa: tolong doakan saya

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang kusayangi. Aku menghubungi kalian dari situasi yang benar-benar sulit. Aku di tahun pertama universitas. Kesalahanku sendiri telah menempatkanku dalam situasi di mana aku takut dengan apa yang mungkin kulakukan pada diriku sendiri dan apa yang akan terjadi. Aku berbohong ke orang tuaku untuk menutupi nilai-nilaiku yang gagal semester ini. Sekarang aku ditahan satu semester, dan aku benar-benar hancur. Meskipun aku bohong, mereka keras padaku, dan salah satu dari mereka mengancam akan menjodohkanku, mengharapkan studiku sempurna. Aku benar-benar gak tahan dengan omelan mereka, dan aku malah mencari cara-cara haram untuk mengatasinya, yang aku benci banget dari diriku sendiri. Gak cuma aku menggali lubang yang dalam di dunia ini, tapi juga di akhiratku. Karena mata kuliahku yang gagal, aku akan tertunda satu semester dan gak akan lulus sampai setahun kemudian. Aku benar-benar gak bisa menghadapi reaksi orang tuaku saat mereka tahu-aku gak akan merasa aman sama mereka. Untuk menghindarinya, aku butuh mukjizat dari Allah agar bisa melanjutkan tanpa ditahan. Aku udah email universitas, memohon mereka cari solusi, tapi aku gak tahu harus ngapain lagi. Tolong, doakan aku. Minta Allah supaya aku bisa lanjut semester ini tanpa penundaan, dan doaku dikabulkan dengan cara yang bikin aku nangis terharu dan bahagia. Aku cuma ingin rahmat, meskipun yang kulakukan cuma dosa. Aku butuh kelegaan. Jazakumu Allahu khairan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kau kacau, tapi ini bukan akhir segalanya. Akhirnya, ngaku sajalah sama orang tuamu, meskipun berat. Kejujuran itu pahit, tapi membawa berkah. doa dari Malaysia.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, berilah kelegaan untuk saudara ini. Aku tahu tekanannya luar biasa berat, tapi jangan biarkan setan membisikkan keputusasaan. Kamu masih bernapas, itu kesempatan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, jangan sakiti dirimu sendiri. Itu bukan jawabannya. Hidupmu ini amanah. Aku mohon sama Allah supaya urusanmu dilancarkan dan orang tuamu dibimbing.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar