Kesulitan dengan trauma kecelakaan mobil
Assalamu alaikum, saudara-saudara. Aku butuh doa kalian dan sedikit nasihat dari ajaran kita. Beberapa minggu lalu, aku, ayahku, dan adik perempuanku mengalami kecelakaan mobil parah. Alhamdulillah, aku dan adikku cuma lecet-lecet, tapi ayahku cedera tulang belakang parah. Dia operasi selama 7 jam, dan hidup udah nggak sama lagi sejak itu. Sekarang dia lumpuh dari sekitar perut/dada sampai ke kaki, masih di rumah sakit, dan belum mulai rehab. Lebih parah lagi, kami minta pendapat dokter lain, dan dia mikir sekrup di tulang belakangnya mungkin nggak terpasang benar dan bisa aja perlu operasi lagi. Aku takut banget. Setelah operasi pertama, kadar oksigennya turun, dan aku ngeri kalau dia harus ngulang lagi. Aku terus mengulang-ulang kecelakaan itu di kepalaku dan inget gimana dulu keadaannya. Kadang aku lihat dia dan nggak percaya gimana semuanya berubah dalam sekejap. Aku tahu Allah itu Al-Qadeer dan nggak ada yang mustahil buat-Nya, tapi menghadapi ini secara emosional berat banget. Aku berusaha bertawakal, bikin doa, sholat, dan ngingetin diri sendiri bahwa apa pun yang ditetapkan Allah itu ada hikmahnya, meskipun aku nggak ngelihatnya. Beberapa hari aku ngerasa baik-baik aja, hari-hari lain aku hancur. Buat siapa pun yang pernah ngalamin ujian berat, kecelakaan mendadak, atau ngurus orang yang dicintai dengan cedera tulang belakang, gimana kalian ngadepinnya sambil tetap percaya sama Allah? Gimana kalian membangun kesabaran tanpa ngerasa cuma memendam emosi? Tolong ingat ayahku dalam doa kalian. Semoga Allah memberinya kesembuhan kalau itu terbaik, meringankan sakitnya, menuntun kami ke pilihan medis yang tepat, dan memberi keluarga kami kesabaran dan kekuatan. Ameen. Jazakum Allahu khayran.