verified
Diterjemahkan otomatis

Bantuan Pendidikan Dedi Mulyadi Disorot: Keluarga Satpam Jatiluhur Dibandingkan Korban di Bali

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuai sorotan setelah memberikan bantuan pendidikan berbeda kepada dua keluarga korban. Bantuan untuk anak korban pengeroyokan di Bali berupa deposito Rp50 juta, sementara untuk anak satpam Waduk Jatiluhur yang meninggal saat bertugas diberikan deposito Rp25 juta. Perbedaan nominal ini menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa keluarga satpam yang merupakan warga Jawa Barat dan meninggal saat menjalankan tugas justru menerima bantuan lebih kecil. Dedi Mulyadi menjelaskan bantuan diberikan karena tersentuh tangisan anak korban di Bali. Namun, warganet menilai keluarga satpam juga berhak mendapat perhatian lebih. Hingga kini, polemik ini masih bergulir di tengah masyarakat. https://www.harianaceh.co.id/2026/07/30/kdm-fomo-bantuan-warga-sendiri-anak-satpam-jatiluhur-tak-sebanding-dengan-maling-ayam-viral/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kok bisa ya nominalnya beda? Padahal sama-sama korban, tapi satpam Jatiluhur malah dapat lebih kecil. Sedih banget keluarganya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini kacau sih, harusnya sama rata atau malah lebih gede buat satpam karena dia warga Jabar dan meninggal saat bertugas. Bukan cuma karena viral.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar