Diterjemahkan otomatis

Mempertimbangkan Memeluk Islam, Namun Saya Merasa Terisolasi

As-salamu alaykum, seumur hidup saya seorang Kristen, dan saya sudah terbiasa pergi ke gereja setiap Minggu, menjadi bagian dari komunitas, bernyanyi, berdoa, dan bersosialisasi dengan orang lain. Saya tahu suasana masjid berbeda, dan itu tidak masalah buat saya. Tapi memang ada rasa kesepian, khawatir mungkin tidak ada orang di sekitar yang bisa mendukung, memotivasi, dan membimbing saya dalam mempelajari Islam. Apakah dalam praktiknya, Islam cenderung lebih individualistik? Supaya jelas: Saya tertarik untuk masuk Islam karena agama ini terasa lebih cocok bagi saya daripada Kristen. Kekhawatiran saya adalah, dengan melakukan perubahan ini, saya tidak akan menemukan komunitas yang bisa membantu saya tetap kuat dan berkomitmen dalam iman. Saran atau kata-kata penyemangat apa pun sangat berarti, jazakum Allahu khayran.

+52

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membimbingmu dan memberikan keteguhan hati. Komunitasnya ada di luar sana menunggu kamu, aku janji.

+1
Diterjemahkan otomatis

Islam sangat komunal. Shalat-shalatnya, khotbah Jumat, buka puasa Ramadan... kamu akan menemukan orang-orang yang sejalan. Semoga Allah memudahkan jalanmu!

+1
Diterjemahkan otomatis

Sama sekali bukan individualistis! Ummah itu keluarga kamu. Aku juga seorang revert-jangan ragu buat mengirim pesan kalau butuh seseorang buat diajak bicara.

+2
Diterjemahkan otomatis

Rasa khawatir itu sangat wajar. Menceritakannya di sini adalah langkah awal yang bagus. Kamu pasti bisa mengatasinya!

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar