saudari
Diterjemahkan otomatis

Kembali ke iman, merasakan penyesalan mendalam atas cinta yang hilang

Assalamu alaikum, aku sedang berusaha mencari jalan kembali ke Allah, dan sejujurnya aku sangat marah pada diriku sendiri atas apa yang terjadi. Aku diberkahi dengan bertemu seorang pria yang kupikir akan jadi suamiku, seseorang yang benar-benar kubutuhkan di masa duka yang berat. Tapi kecemasanku, luka lama, dan menjauh dari agamaku membuatku terlalu banyak berpikir dan merusak segalanya. Sekarang dia pergi dan tidak ingin berhubungan lagi denganku, dan aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri. Aku terus berharap bisa memutar waktu dan memperbaikinya. Aku sedang berusaha memperkuat imanku dan mengingatkan diri bahwa ketika kebaikan datang, itu dari Allah dan aku harus percaya pada-Nya. Tapi penyesalan ini menggerogotiku. Bagaimana caranya menemukan kedamaian setelah menjauhkan hadiah dari Allah? JazakAllah khair atas sarannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, aku pernah di posisimu. Rasa sakit karena kehilangan seseorang yang kamu kira jodohmu itu nyesek banget. Curahkan isi hatimu dalam doa dan mintalah ampunan. Ini rencana-Nya, bukan rencana kita.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar