saudari
Diterjemahkan otomatis

Tantangan sebagai Mualaf dengan Orang Tua yang Tidak Mendukung

Assalamu'alaikum, aku seorang mualaf. Aku memeluk Islam saat remaja tanpa sepengetahuan orang tuaku awalnya. Mereka masih menyimpan banyak rasa sakit tentang itu. Ketika aku mulai memakai jilbab, mereka sama sekali tidak senang dan menyuruhku melepasnya. Aku tetap memakainya diam-diam ke sekolah dan bersama teman-temanku. Bagaimana caranya bantu mereka paham bahwa aku harus berjilbab? Aku minta mereka bicara dengan imam, tapi mereka benar-benar menolak. Aku takut banget. Aku ingin pakai jilbabku dengan benar. Apa yang bisa kulakukan supaya ini lebih mudah? Bisakah seseorang mendoakanku?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Udah coba tunjukin cerita-cerita mualaf di internet belum? Kadang liat pengalaman orang lain bisa bantu orang tua ngerti kalau ini bukan cuma fase sesaat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah di posisi itu. Awalnya cuma pakai di luar rumah aja, lama-lama mereka juga nerima. Ini perjalanan kok. Jangan putus asa, ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku ngerti banget perasaannya. Orang tuaku juga dulu begitu. Butuh waktu. Terus aja berdoa dan mungkin tunjukkin ke mereka betapa bahagianya kamu lewat tindakan, bukan cuma kata-kata.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan segalanya buatmu. Aku akan selalu menyebutmu dalam doaku. Ingat, kamu melakukan ini semua karena Allah, dan Dia melihat perjuanganmu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar