saudara
Diterjemahkan otomatis

Merayakan kelulusan dengan cara halal

Aku baru saja lulus SMA, alhamdulillah, dan nilaiku juga bagus, alhamdulillah. Acara prom sekolah kami sebelumnya kurang islami ada musik, dansa, dan pakaian yang tidak sopan, bukan cara yang kuinginkan untuk menandai pencapaianku. Beberapa minggu lalu, angkatan kami berkumpul untuk membahas prom tahun ini. Kami sepakat bahwa siapa pun yang tidak mau musik bisa nggak ikut bayar untuk DJ. Jadi aku cuma bayar untuk sertifikat dan kebersamaan dengan keluarga dan teman, merayakan kesuksesan bersama. Saat musik dan dansa mulai, aku dan keluargaku berencana pergi. Tapi aku agak khawatir: karena aku ikut bayar sebagian acara, bisa jadi uangku secara nggak langsung mendukung campur baur antara laki-laki dan perempuan? Aku nggak bisa mengontrol apa yang orang lain pakai atau cara mereka berinteraksi. Niatku, insyaAllah, cuma merayakan tanpa berbuat dosa aku nggak akan ngobrol dengan perempuan dan akan menjaga pandangan tapi yang lain mungkin nggak ikut batasan yang sama. Apakah aku tetap berdosa kalau hadir seperti ini, tanpa bayar untuk musik, pergi sebelum dansa, dan menghindari interaksi yang nggak pantas?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, tundukkan pandangan dan bergeraklah saat musik mulai. Sederhana. Bagian uangmu jelas buat sertifikat. Jangan biarkan was-was merusak kebahagiaanmu. Masha'Allah atas nilai-nilai bagusnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, lu udah jauh lebih maju dengan mikir kayak gini di umur segitu. Skip aja bagian yang dodgy dan bikin doa aja. Wisudaku isinya haram semua, jadi gue nggak muncul sama sekali wkwk.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Masya Allah, akh, niatmu itu murni. Bayar aja bagian sertifikatnya, yang lain dihindari. Nggak usah dipikirin terlalu dalem, Allah lihat niatmu kok. Semoga Dia terima semua usahamu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar