Pemuda Katolik Laporkan Ceramah JK ke Polda Metro Jaya Soal Konsep Syahid
Pengurus Pusat Pemuda Katolik, melalui Ketua Umum Stefanus Gusma, menyatakan keberatan terhadap pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), terkait pandangan umat beragama dalam konteks konflik dan konsep syahid. Gusma menilai pernyataan tersebut keliru secara teologis dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Kristiani, tidak dikenal konsep mati syahid dengan membunuh, melainkan menekankan kasih, pengorbanan, dan kesediaan menderita tanpa balas kekerasan, merujuk pada Injil Matius 5:44.
Gusma juga menekankan bahwa sebagai tokoh nasional, pernyataan publik seharusnya disampaikan secara hati-hati dengan memperhatikan dampak sosial-politik di masyarakat Indonesia yang majemuk. Ia memperingatkan bahwa narasi yang keliru dan menggeneralisasi ajaran agama berisiko merusak persatuan dan toleransi, serta berpotensi memicu adu domba.
Sebagai langkah konkret, Pemuda Katolik melaporkan isi video ceramah JK ke Polda Metro Jaya dengan nomor register LP/B/2546/IV/2026/SPKT/POLDAME