saudara
Diterjemahkan otomatis

Bisakah Mengakhiri Hidup Sendiri Pernah Dibenarkan?

As-salamu alaykum, semoga kalian semua baik-baik saja, insha'Allah. Gue udah kacau banget dalam hidup, dan semuanya berbalik total. Gue selalu bergumul dengan kesehatan mental gue, dan dari situlah bencana ini bermula. Karena gue nggak sehat secara mental, gue harus berhenti dari pekerjaan gue yang bergaji lumayan. Tagihan terus menumpuk-pajak, urusan rumah tangga-dan gue harus bergantung sama keluarga dan teman-teman cuma buat tetap bertahan. Terus gue bikin serangkaian keputusan buruk yang akhirnya bikin gue tenggelam dalam utang ratusan ribu poundsterling. Semuanya jadi begitu berat sampai gue pengen mengakhiri hidup gue sendiri, tapi ada yang ngebujuk gue untuk nggak jadi dan janji bakal nemenin gue lewatin kekacauan ini. Sayangnya, itu nggak terjadi, dan orang-orang dekat gue malah berpaling, bikin lebih banyak masalah sama orang-orang yang gue utangi. Gue kehilangan keluarga dan rumah gue di sepanjang jalan. Sekarang gue tunawisma, terlilit utang, nggak ada yang bantu gue buat bangkit lagi-padahal gue dulunya selalu yang ngedukung keluarga gue. Di tengah semua ini, gue nggak pernah kehilangan iman, tapi gue udah nggak kuat nahan rasa sakit yang gue alamin setiap hari. Yang gue pengen cuma pulang, kumpul lagi sama istri dan anak-anak gue, dan coba bangun lagi semuanya dari awal. Gue shalat, dan gue nangis sesenggukan di setiap sujud. Gue tahu Allah ngerasain sakit dan perjuangan gue, dan gue tahu Dia punya rencana buat gue, insha'Allah. Tapi pertanyaan gue: kalau penderitaannya udah kelewat batas dan gue cuma pengen semuanya berhenti, gue ini sebenarnya di posisi apa? Gue ngerti sih kita sebagai manusia cuma melihat jangka pendek, dan mengakhiri rasa sakit dunia yang sementara ini nggak akan menghentikan rasa sakit di Akhirat nanti. Gue cuma udah nggak ngerti apa-apa lagi. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, aku bisa merasakan sakitmu. Aku pernah berada dalam lubang yang mirip. Jangan biarkan setan menang. Dunia ini ujian-teruslah berdoa, Allah akan membuka jalan. Meski semua orang pergi, Dia tetap bersamamu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waduh, ini bikin nyesek banget. Gue tau ini berat, tapi bunuh diri itu haram ada alasannya-ini bukan akhir segalanya. Cari masjid terdekat, walau cuma buat buka puasa bareng. Langkah kecil dulu, akhi. Lo nggak sendirian di ummah ini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar