Bakorwil Malang Dorong Penguatan Green Economy dan Blue Economy di Malang Selatan
Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah untuk mendorong pemerataan ekonomi di Jawa Timur, khususnya kawasan selatan. Data BPS menunjukkan kontribusi ekonomi wilayah utara sekitar 52 persen, sementara selatan masih di kisaran 25 persen, menandakan adanya ketimpangan yang harus diatasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong pengembangan kawasan pesisir melalui konsep green economy dan blue economy. Dengan adanya kebijakan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK), sekitar 500 ribu hektare dari total 1,1 juta hektare kawasan hutan dapat dikelola masyarakat dalam bentuk kelompok, dengan tetap memperhatikan aturan keberlanjutan lingkungan.
Asep menyoroti potensi besar Malang Selatan yang telah terkoneksi dengan kawasan pantai lain, namun masih ada tantangan konektivitas seperti di Pantai Modangan antara Kabupaten Malang dan Blitar. Perubahan trase jalan lintas selatan sepanjang 660 kilometer berdampak pada Detail Engineering Design (DED) dan panjang ruas, sehingga pembangunan infrastruktur tertunda.
Meski demikian, ia optimistis pengembangan kawasan pesisir akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk UMKM dan pariwisata. Saat ini terdapat 18 destinasi wisata di Malang Selatan dan potensi baru di Blitar Selatan. Optimalisasi pengelolaan kawasan, kepastian usaha, dan penguatan kelembagaan dinilai kunci meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan kemiskinan.
https://kabarbaik.co/bakorwil-