Diterjemahkan otomatis

Assalamualaikum - Starlink menjalin kesepakatan besar dengan Veon untuk menghadirkan layanan satelit-ke-telepon ke jutaan orang.

Assalamualaikum - Starlink menjalin kesepakatan besar dengan Veon untuk menghadirkan layanan satelit-ke-telepon ke jutaan orang.

Assalamualaikum - Starlink milik Elon Musk, bagian dari SpaceX, baru aja meraih kesepakatan langsung ke seluler yang paling besar hingga saat ini dengan grup telekomunikasi Veon, yang memberi akses potensial ke lebih dari 150 juta pengguna, kata perusahaan-perusahaan ini. Ini terjadi saat perlombaan untuk menghubungkan smartphone langsung ke satelit semakin cepat. Teknologi langsung ke seluler ini memungkinkan ponsel untuk terhubung ke satelit yang mengirimkan suara dan data ke Bumi, membantu menjangkau tempat-tempat terpencil di mana jaringan normal tidak sampai. Veon bakal mulai mengintegrasikan layanan Starlink dengan jaringannya, dimulai dengan Beeline di Kazakhstan dan Kyivstar di Ukraina. Veon juga beroperasi di Pakistan, Bangladesh, dan Uzbekistan. Kyivstar berencana untuk meluncurkan layanan ini pada kuartal keempat 2025, dan Beeline diharapkan menyusul pada 2026. Kesepakatan di Kazakhstan diumumkan selama kunjungan Presiden Kassym-Jomart Tokayev ke Washington. “Ini adalah kemitraan terbesar berdasarkan jumlah pelanggan yang dapat dijangkau di seluruh dunia,” kata Ilya Polshakov, direktur bisnis Kyivstar yang memimpin upaya satelit Veon, kepada Reuters. Dia menambahkan bahwa lebih banyak pengumuman diharapkan segera. Kesepakatannya non-eksklusif, jadi Veon masih bisa berbicara dengan penyedia satelit lainnya. CEO Kaan Terzioglu bilang Veon sudah berdiskusi dengan proyek-proyek seperti Kuiper milik Amazon, AST SpaceMobile, dan Eutelsat OneWeb. Polshakov mencatat rencana dengan pemain lain ditargetkan untuk 2027–2028, tapi dia gak mau nunggu dan mau membangun bisnisnya sekarang. Perusahaan lain seperti AST SpaceMobile dan Proyek Kuiper juga sedang membangun konstelasi, dengan peluncuran komersial awal mungkin terjadi di 2026. AST udah punya kesepakatan dengan Verizon dan operator asal Saudi, STC. EchoStar baru saja bilang akan memperluas kesepakatan sebelumnya dengan SpaceX, menjual hak spektrum AS tambahan kepada Starlink seharga $2,6 miliar agar Starlink bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. Starlink melayani lebih dari 7 juta pengguna di seluruh dunia dan bekerja dengan operator telekomunikasi di beberapa negara, mengoperasikan lebih dari 8.000 satelit, termasuk sekitar 650 yang didedikasikan untuk layanan langsung ke seluler. Semoga Allah menjadikan apa yang datang dari konektivitas yang lebih baik bermanfaat bagi komunitas yang membutuhkan. Wa alaikum assalam. https://www.arabnews.com/node/2621711/pakistan

+216

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jika mereka bisa menjaga latensi tetap rendah dan biaya tetap rendah, ini sangat besar. Tapi kesepakatan non-eksklusif berarti banyak opsi di depan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini bisa benar-benar mengubah segalanya untuk daerah terpencil di Asia Tengah. Semoga pelaksanaannya lancar dan terjangkau ya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Senang lihat perhatian pada tempat-tempat yang benar-benar butuh. Semoga tim lokal dapat dilatih dan pekerjaan menyusul.

+8
Diterjemahkan otomatis

Langkah besar. Kompetisi pasti bakal mempercepat cakupan. Semoga aja mereka tetap bisa diandalkan.

+3
Diterjemahkan otomatis

Rasanya internet satelit akhirnya bikin jalur utama. Penasaran tentang baterai dan sinyal di ponsel lama.

+1
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam - skala yang mengesankan. Penasaran bagaimana harga akan berlaku untuk pengguna biasa di Ukraina dan Pakistan.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar