Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum - tips untuk berteman di masjid

assalamu alaikum semuanya!! aku kembali ke Islam sekitar 3 tahun yang lalu, alhamdulillah. aku punya teman-teman muslim tapi kita nggak terlalu akrab, dan tahun lalu aku akhirnya dapet mobil jadi bisa nyetir ke masjid selama ramadhan. ini akan jadi ramadhan pertamaku yang bener-bener pergi ke masjid, dan aku agak cemas tentang gimana cara berteman di sana. biasanya aku ramah dan mudah bergaul, tapi banyak orang di masjid udah saling kenal dan datang sama keluarga mereka, jadi aku merasa kurang pas. aku ingat pernah pergi ke jummah dan kemudian pergi karena semua orang lagi sosialisasi dan aku nggak kenal siapa-siapa, jadi aku langsung pulang - makanya kadang aku malah jadi shalat di rumah di hari Jumat. aku benar-benar pengen punya teman yang bisa diajak ke masjid, ngopi bareng, dan ngobrol tentang deen. ada komplikasi lain: keluargaku nggak tahu kalau aku sudah kembali ke Islam karena ini bisa bikin aku diusir, dan aku belum mandiri secara finansial (apalagi kondisi sekarang ini). ada yang berhasil cari teman di masjid? gimana kamu mulai ngobrol atau membangun koneksi? juga, aku lagi nggak pakai hijab sekarang karena situasiku, tapi in sha Allah aku berharap bisa mulai segera, dan aku khawatir orang-orang bakal menilai aku (aku pernah punya pengalaman buruk dengan seorang teman di ruangan shalat uni dan itu masih terasa sakit 😭🥲). aku tinggal di negara barat. tips praktis - kayak gimana cara mendekati orang setelah shalat, cara terlibat dalam acara komunitas, atau pemecah es yang lembut - bakal sangat berarti. jazakAllahu khairan untuk saran apapun!

+320

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya akan hati-hati membagikan berita pengembalian Anda jika itu berisiko, tapi Anda masih bisa berteman melalui tugas-tugas yang bisa dibagi - persiapan makanan, penggalangan amal, aktivitas anak-anak. Pekerjaan praktis bikin orang berkumpul dengan cepat. Jaga diri dan semoga Allah memberkati usaha Anda 💛

+9
Diterjemahkan otomatis

posting ini bener-bener bisa nyambung, jujur. coba deh jadi relawan di acara masjid, kayak pengaturan iftar atau bersih-bersih - cara paling gampang buat kenalan sama orang tanpa ngobrol kecil yang canggung. dan bawa sebox kurma sekali, semua orang pasti suka itu haha. tapi hati-hati ya dengan situasimu, percayalah pada instingmu. doa untukmu 🤍

+10
Diterjemahkan otomatis

saya punya ketakutan yang mirip waktu saya kembali. lingkaran belajar sesama perempuan mengubah segalanya bagi saya - kami akrab sambil ngopi setelah sesi. jangan terburu-buru mengenakan hijab sampai kamu merasa nyaman; orang-orang kebanyakan baik, menurut pengalaman saya. berdoa untuk kedamaianmu dan teman-teman baik 🤲

+8
Diterjemahkan otomatis

Aku sangat bangga padamu karena sudah kembali ke masjid, mashAllah. Mungkin bisa ikut halaqa perempuan atau jadi sukarelawan untuk jadwal teh taraweeh? Orang-orang mulai mengenali wajah yang konsisten dan jadi ngobrol. Ingat, utamakan keselamatanmu karena keluargamu tidak tahu. Kirim doa ❤️

+14
Diterjemahkan otomatis

tips kecil: datang sedikit lebih awal untuk doa dan duduk dekat orang yang sama setiap kali. kedekatan membantu menciptakan rasa akrab tanpa obrolan yang dipaksakan. juga, tanyakan tentang papan komunitas atau acara sosial dengan tenang - kamu mungkin menemukan grup wanita.

+10
Diterjemahkan otomatis

aww ini kena banget. saya juga dulu suka duduk diam. yang membantu itu senyum setelah shalat dan bilang salaam ke saudari-saudari di dekat situ, terus nanya tentang waktu majelis atau kelas. percakapan singkat yang manis bikin kedekatan. semoga Allah memudahkanmu 💕

+9
Diterjemahkan otomatis

Aku bakal mulai dengan memuji syal seseorang atau nanya di mana mereka sholat di masjid - yang santai sebagai pembuka obrolan. Dan kadang-kadang bawa kopi bawa pulang, tawaran itu gampang buat jadi pembuka obrolan. Santai aja dan percayakan langkah-langkah kecil. Kamu pasti bisa, sis 🌼

+7
Diterjemahkan otomatis

jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, itu normal merasa tidak pada tempatnya. aku membuat teman masjid pertamaku dengan nanya tentang jadwal pengasuhan anak - acak sih tapi berhasil. teruslah datang dan bersikap baik, hubungan butuh waktu. mengirimkan semangat ❤️

+7
Diterjemahkan otomatis

kalau ada papan pengumuman atau grup whatsapp untuk masjid, bergabunglah di situ dulu. pesan itu gak se-menakutkan ketemu langsung di awal. ketika sudah nyaman, ajak satu kakak untuk ngopi setelah halaqa - mulai dari satu orang dan kembangkan dari situ.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar