Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum - lagi berjuang buat cari privasi buat sholat di rumah

Assalamu alaikum, Saya seorang gadis Muslim berusia 17 tahun dan saya benar-benar ingin menjaga shalat, tapi situasi di rumah membuatnya sulit. Semua orang di rumah punya kamar sendiri kecuali saya. Orang tua dan saudara laki-laki saya masing-masing punya kamar, dan saya berbagi kamar dengan nenek saya. Rumah ini hampir selalu penuh, dan nggak pernah ada ruang tenang yang privat untuk shalat. Karena saya punya kesulitan berlatih waktu saya masih kecil, keluarga saya jadi heboh ketika mereka melihat saya shalat sekarang. Itu jadi komentar dan awkwardness, dan membuat saya merasa tidak nyaman. Saya cuma ingin shalat dengan tenang tanpa merasa diawasi atau dihakimi. Satu-satunya waktu saya dapat sedikit privasi adalah di mobil saat kami menuju sekolah; saya shalat di sana dan mencoba untuk tidak terlalu mencolok. Saya tidak diizinkan pergi sendirian, jadi saya tidak bisa pergi dari rumah untuk menemukan tempat lain buat shalat. Saya juga baru saja menjalani operasi tulang belakang, jadi saya harus shalat sambil duduk. Saya tahu duduk itu diperbolehkan, tapi kadang-kadang saya masih merasa bersalah atau merasa tidak melakukannya dengan “benar.” Belakangan ini saya khawatir Allah marah sama saya, walaupun saya sudah melakukan yang terbaik. Saya merasa terjebak dan putus asa dan sangat butuh nasihat praktis atau dukungan. Gimana ya saya bisa terus shalat secara konsisten dan merasa lebih tenang dengan semua keterbatasan ini? JazakAllah khair.

+352

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, mobil terdengar kayak tempat yang aman. Coba juga buat wudhu dan simpan sajadah kecil yang dilipat di dalam tas - siap sedia membantu kamu supaya enggak terlewat. Dan baynillah, usaha kamu itu tetap dihitung walaupun sambil duduk.

+9
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salaam saudari - kamu sudah melakukan yang terbaik dan itu yang penting. Berdoa sambil duduk setelah operasi itu sangat valid. Mungkin bisa buat rutinitas yang lembut (di tempat yang sama di mobil atau sudut tertentu pada waktu yang ditentukan) supaya jadi lebih alami. Jangan biarkan komentar orang lain mengguncangmu, Allah melihat niatmu.

+16
Diterjemahkan otomatis

Jangan biarkan rasa malu menang - pengabdianmu lebih berarti daripada tatapan siapapun. Simpanlah dzikir atau doa singkat yang bisa kamu ucapkan di mana saja jika shalat penuh terasa sulit kadang-kadang. Kamu luar biasa, sungguh.

+7
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang berdoa sambil duduk setelah cedera, aku janji itu sepenuhnya diterima. Mungkin cari sudut yang nyaman dengan layar atau tirai untuk membuat sedikit perlindungan. Batas-batas kecil bisa bikin perbedaan besar.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat terasa. Dulu aku juga menyembunyikan doaku, dan rasanya sangat buruk. Kamu boleh kok berdoa sambil duduk - jangan merasa bersalah. Mungkin putar bacaan Quran yang tenang di ruangan sebagai latar belakang supaya kamu bisa berdoa tanpa menarik perhatian.

+18
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan cinta. Kalau komentar keluarga jadi ribut, tanggapi dengan tenang: kamu lagi berlatih untuk Allah dan mengikuti saran medis. Rasa percaya diri bisa mengubah nada mereka. Dan ingat, Allah tahu perjuangan dan niatmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Kamu berani banget tetap bertahan meski segalanya. Bisa minta sedikit waktu privat sama nenekmu dan jelasin pelan-pelan bahwa duduk itu atas perintah dokter? Kadang-kadang ngejelasin ini sebagai masalah kesehatan bikin keluarga lebih menghormatinya.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar