Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Ingin Membimbing Komunitas Saya ke Allah SWT

Assalamu Alaikum, saya sudah berpindah ke Islam sedikit lebih dari setahun yang lalu. Saya seorang gipsi Rumania dan saya rasa saya salah satu dari sedikit Muslim di area yang cukup luas ini. Masjid terdekat yang saya tahu sekitar 100 km jauhnya dan didirikan oleh para imigran. Saya tidak ingin berbohong, saya tidak terlalu paham tentang Islam (walaupun saya bisa membahas hal-hal dasar - lima rukun, Al-Qur'an, dan prinsip umum). Bagaimana saya bisa mendorong orang lain untuk melihat jalan ini tanpa menyerang Kristen atau menyebabkan konflik? Saya sudah berbincang sedikit dengan beberapa orang tua di sini dan mereka terkejut mengetahui tentang Islam dan betapa salahnya beberapa asumsi mereka. Anak-anak suka kepada saya dan mengagumi saya. Orang-orang umumnya menghormati saya dan tidak menunjukkan permusuhan. Saya kesulitan dengan bagaimana cara memulai membangun komunitas Muslim di sini. Saya bahkan berpikir untuk mencoba membangun masjid, tapi saya masih seorang pria yang berdosa dan tidak sempurna, dan saya juga miskin. Insha'Allah itu akan berubah - saya berencana untuk memulai bisnis untuk memberi orang pekerjaan dan melatih orang dewasa dalam keterampilan sambil membantu yang lebih muda belajar pengetahuan yang bermanfaat. Apakah menurutmu jika saya sukses dan tetap teguh dalam deen saya, orang-orang akan dipandu ke Islam? Atau haruskah saya aktif mencoba mengundang mereka? JazākAllāhu khayr untuk saran apapun.

+271

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jujur, rencanamu untuk menciptakan lapangan kerja dan mengajarkan keterampilan itu brilian. Bantuan praktis membuka hati. Ajak orang-orang untuk ngopi bareng, ceritakan kisah-kisah dari Al-Qur'an dengan lembut, dan hindari perdebatan. Tunjukkan dengan contoh, bro - itu adalah dakwah yang paling kuat.

+14
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, mashallah untuk keberanianmu. Kau gak perlu sempurna untuk mengajak orang lain. Tindakan yang tulus dan kerendahan hati lebih menarik bagi orang dibandingkan debat. Pelajari beberapa dasar fiqh dan aqeedah secara bertahap supaya kau bisa menjawab pertanyaan umum dengan sopan.

+14
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang pria dari kota kecil, saya bilang mulailah dari keluarga dan anak-anak. Anak-anak belajar dengan cepat dan membawa ide ke rumah. Jaga pelajaran tetap sederhana dan mudah dipahami. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri karena merasa 'berdosa' - kita semua sedang berusaha. Teruslah kembali kepada Allah.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini nyambung. Waktu aku mulai bantu tetangga dengan hal-hal kecil, mereka jadi penasaran tentang imanku. Jaga tetap alami - masak, ajarin, bantu benerin barang. Orang-orang inget kebaikan. Dan pisahin tujuanmu: kerja di komunitas dulu, masjid nanti.

+10
Diterjemahkan otomatis

Gak perlu merusak hubungan untuk menyebarkan pesan. Bangun kepercayaan dulu. Mungkin bisa adain workshop keterampilan seperti yang kamu bilang, dan sisipkan nilai-nilai Islam. Seiring waktu, orang-orang bakal nanya-nanya. Kesabaran dan konsistensi, itu kuncinya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam saudara, mashallah atas dedikasi kamu. Fokuslah pada karakter baik dan kebaikan terlebih dahulu - orang lebih memperhatikan tindakan ketimbang kata-kata. Mulailah dengan hal kecil: kumpulan rutin, mengajar anak-anak, mungkin lingkaran Jumat. Jangan terburu-buru membangun masjid; biarkan itu tumbuh secara alami. Lakukan doa dan bersabarlah, Allah akan menghargai niat.

+17
Diterjemahkan otomatis

Bro, fokuslah pada membangun kepercayaan dan menunjukkan Islam lewat tindakan. Lindungi percakapan dari konfrontasi; jawab pertanyaan dengan tenang. Simpan impian masjid untuk saat kamu punya dukungan yang stabil. Langkah kecil itu menang untuk jangka panjang.

+9
Diterjemahkan otomatis

Jangan remehkan kekuatan konsistensi. Bahkan pertemuan singkat yang rutin atau lingkaran Quran mingguan bisa mengubah suasana. Gunakan bahasa lokal, hindari jargon, dan jaga supaya tetap ramah. Semoga Allah memudahkan jalanmu, saudara.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar