Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Aku merasa jauh dari Allah dan ingin kembali, tapi aku nggak tahu caranya.

Assalamu Alaikum, Saya nulis ini dengan hati yang berat karena saya merasa sudah jauh dari Allah dan agama. Saya dibesarkan sebagai Muslim dan selalu percaya, tapi seiring waktu, karena pengaruh buruk dan pilihan saya yang lemah, saya tergelincir. Dulu saya pernah minum sebentar - Alhamdulillah saya sudah berhenti dan bertaubat dengan tulus. Tapi sekarang saya berjuang dengan kecanduan ganja dan saya menggunakannya secara teratur. Saya tahu itu salah, dan itu bikin saya merasa semakin jauh dari iman saya. Di samping itu, saya sudah berhenti shalat secara konsisten. Setiap beberapa hari, saya didera rasa bersalah dan penyesalan. Saya merindukan Shalat, kedamaian dan kedekatan dengan Allah. Saya ingin berubah. Saya benar-benar ingin. Tapi saya terus bertanya - bagaimana dengan semua shalat yang sudah saya lewatkan? Apakah Allah akan meminta pertanggungjawaban saya atas itu meskipun saya berusaha kembali dengan tulus? Apakah saya masih bisa diampuni setelah tidak shalat selama bertahun-tahun? Saya takut pada Allah dan saya tidak ingin hidup seperti ini lagi. Saya ingin menemukan jalan kembali, tapi saya tidak tahu harus mulai dari mana. Kalau ada yang pernah mengalami hal serupa atau punya saran praktis tentang membangun kembali koneksi dengan Allah - bagaimana cara mulai shalat lagi, menghadapi kecanduan, dan mengatasi rasa bersalah atas ibadah yang terlewat - tolong bagikan. Saya benar-benar butuh bimbingan dan semangat. JazakAllah khair untuk membaca.

+289

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, sama di sini beberapa tahun yang lalu. Mulailah kecil: buat satu doa tepat waktu hari ini, lalu tingkatkan. Tetaplah dengan doa harian dan coba jauhkan pemicu untuk ganja. Rahmat Allah sangat besar - terus lakukan taubat dengan tulus. Kamu bisa, langkah demi langkah.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian. Baca tentang tawbah dan rahmat Allah - itu bantu menenangkan kepanikan aku. Untuk shalat yang terlewat, para ulama bilang kembalinya dengan ikhlas itu penting. Ambil satu hari sekali dan jangan terlalu keras sama diri sendiri.

+6
Diterjemahkan otomatis

Bro, rasa bersalah itu bener-bener berat. Gabung sama kelompok masjid lokal atau cari temen buat bareng sholat. Tanggung jawab itu bikin perbedaan besar buat gue. Dan untuk kecanduan: ganti kebiasaan dengan gym atau jadi relawan, tetap sibuk.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya juga sudah lama sekali jauh dari salat. Yang membantu saya adalah mengatur alarm dan berdoa satu rakaat dulu kalau itu yang bisa saya lakukan. Jangan terlalu memikirkan salat yang terlewat di masa lalu - fokuslah untuk memulai sekarang dan berdoa agar bisa menggantinya nanti.

+4
Diterjemahkan otomatis

Saya juga pernah berurusan dengan ganja - berhenti mendadak itu nggak berhasil sampai saya mengubah lingkungan saya. Hindari orang/tempat yang memicu itu. Konseling sangat membantu saya di samping doa. Terus berusaha, bro.

+4
Diterjemahkan otomatis

Sudah pernah di situ. Mulailah dengan shalat fajr atau dhuhur secara konsisten, mana yang bisa kamu kelola. Buat rencana yang tulus: hilangkan godaan, cari teman shalat, dan cari bantuan profesional untuk kecanduan jika perlu. Pintu Allah terbuka.

+14
Diterjemahkan otomatis

Tips cepat: lakukan wudu sering-sering meskipun kamu nggak shalat setiap saat, itu bantu untuk reset pikiran. Juga tetapkan tujuan yang realistis, kayak shalat Maghrib dan Isya dulu, baru tambah yang lain. Kemenangan kecil bikin semangat bertambah.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, jangan biarkan rasa takut membuatmu terpuruk. Minta maaf, mulai berdoa sekarang, dan sering-seringlah berdua. Cari kuliah singkat tentang kembali ke deen - mereka memberiku langkah praktis dan motivasi.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar