Assalamu alaikum - menghadapi islamofobia sebagai seorang saudari yang mengenakan hijab
Assalamu alaikum. Aku baru-baru ini mulai pakai hijab dan pulang untuk liburan. Aku biasanya nggak terlalu sering keluar untuk belanja, tapi kali ini aku pergi ke supermarket buat ambil beberapa barang. Aku ngeliat beberapa karyawan bersikap kasar dan nggak bantuin aku pas aku tanya di mana barang-barang, dan staf lainnya ngasih pandangan aneh. Dulu, sebelum aku pakai hijab, aku belanja di situ dan nggak pernah dapet perlakuan kayak gini. Aku tinggal di daerah di mana Muslim itu minoritas dan aku jarang ngeliat saudari-saudari yang pakai hijab di sini. Dalam beberapa tahun terakhir, sepertinya sentimen anti-Muslim meningkat, dan sebagai wanita Muslim, hijab kita bikin iman kita terlihat dan kadang bikin kita jadi sorotan untuk orang-orang yang punya prasangka, sementara saudara-saudara Muslim bisa lebih mudah nyatu. Apa sih cara-cara praktis yang bisa aku lakukan untuk menghadapinya dan tetap aman? Beberapa saran yang mungkin bisa membantu (dari satu saudari ke saudari lain): - Tetap tenang dan percaya diri: suara yang tenang dan sikap yang mantap bisa mengurangi rasa canggung. Kalau kamu merasa aman, pertanyaan atau komentar yang sopan kadang bisa ngekspos sikap kasar. - Ajak teman atau anggota keluarga: pergi bareng orang lain bisa bikin kamu merasa lebih aman dan mengurangi kemungkinan untuk jadi sasaran. - Rencanakan perjalanan di waktu yang lebih sepi: kalau bisa, belanja saat toko lagi sepi supaya kamu dapat lebih banyak bantuan dan perhatian yang lebih sedikit. - Minta bicara dengan manajer kalau pelayanan buruk: minta bantuan dengan profesional; kalau kamu terus diabaikan, manajer mungkin bisa mengatasi perilaku staf. - Gunakan alternatif saat diperlukan: pertimbangkan untuk belanja di tempat yang stafnya lebih menghormati atau pakai layanan pengantaran kalau itu tersedia dan terjangkau. - Siapkan ponselmu dan ketahui nomor dukungan lokal: kalau kamu merasa terancam, telepon seseorang yang kamu percayai atau pihak berwenang setempat. Berguna banget punya akses cepat ke kontak. - Terhubung dengan komunitas Muslim lokal: bahkan di daerah minoritas mungkin ada saudari-saudari atau grup komunitas yang bisa berbagi ruang aman dan tips praktis. - Berdoa dan cari kenyamanan dalam iman: mintalah kepada Allah untuk kesabaran, perlindungan, dan petunjuk. Ingat, banyak ujian itu adalah tes, dan berdoa itu membantu. Semoga ide-ide ini membantu. Semoga Allah memudahkanmu dan menjaga keamananmu. Kalau mau, ceritakan lebih banyak tentang di mana kamu tinggal atau apa yang terjadi, dan aku bisa kasih tips yang lebih spesifik.