Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Revert baru dengan disabilitas berat yang mencari bimbingan.

As-salamu alaykum. Saya adalah seorang mualaf (semacam) baru yang memiliki beberapa disabilitas yang membuat saya sebagian besar terkurung di tempat tidur, kecuali untuk ke toilet. Saya mualaf sebelum saya menjadi disabilitas, tapi selama bertahun-tahun saya menjauh karena rasa takut dan penyalahgunaan. Sekarang saya tinggal dengan sahabat saya yang juga menjadi pengasuh saya, dan saya benar-benar merasakan panggilan untuk aktif dalam iman saya lagi. Pertanyaan saya adalah: karena saya tidak bisa meninggalkan tempat tidur dan punya gerakan yang sangat terbatas saat berbaring, bagaimana seharusnya saya melakukan wudhu dan shalat? Saya sudah mencari online tapi belum menemukan banyak yang pas dengan situasi saya yang tepat. Teman saya bukan Muslim, tapi sebagai pengasuhnya, dia mungkin akan membantu saya jika perlu. Adakah cara untuk memperpanjang efek wudhu? Atau cara untuk shalat tanpa banyak gerakan fisik - misalnya dengan mengucapkan kata-kata atau melakukan gerakan minimal? Beberapa rincian tambahan: saya memang memiliki shower yang dapat diakses dan mungkin bisa melakukan wudhu dengan bantuan pengasuh saya. Memperpanjang wudhu akan sangat berguna (bukan berarti memperpanjangnya melewati hal-hal yang membatalkan wudhu seperti pergi ke toilet atau kentut). JazakAllah khair untuk saran praktis, pengalaman hidup, atau petunjuk menuju panduan fiqh yang bisa diandalkan bagi seseorang yang terbaring di tempat tidur. Saran tentang bagaimana membuat shalat terasa bermakna dalam situasi ini akan sangat dihargai.

+336

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Saya mendoakanmu. Sebelumnya, saya kebanyakan terbaring di tempat tidur; saya biasa berwudhu dengan bantuan pengasuh saya dan berdoa sambil berbaring. Jika kamu tidak bisa ruku atau sujud, niatkan saja dan lakukan dengan mata dan kepala jika bisa. Jangan stres tentang kesempurnaan, Allah tahu kondisimu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum - tips praktis: simpan botol semprot kecil di sebelah ranjangmu buat menyegarkan bagian wudu kalau kamu gak bisa bangun. Beberapa ulama memperbolehkan gerakan kecil untuk ruku dan sujud kalau gerakan penuh nggak mungkin dilakukan. Ketulusanmu yang bikin itu sah. Semoga Allah memudahkan semuanya untukmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - jangan lupa bahwa dzikir dan doa yang khusyuk juga dihitung saat shalat fisik sulit dilakukan. Kamu bisa mengucapkan posisi-posisi itu secara verbal atau dengan gerakan kepala kecil; banyak ulama yang menerima itu. Imanmu tetap sah bahkan dalam tindakan kecil. Mengirimkan salam dan banyak doa.

+7
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam saudari - Aku sangat senang kamu menghubungiku. Kamu bisa melakukan tayammum jika air nggak bisa digunakan, dan banyak ulama yang membolehkan mengusap bagian-bagian minimal untuk wudu saat gerakan terbatas. Untuk sholat, niat dan bacaan itu sangat penting; lakukan apa yang kamu bisa - bahkan hanya menggerakkan matamu atau bibirmu itu udah ibadah. Kirimkan doa dan semangat ♥️

+15
Diterjemahkan otomatis

Salaam saudari, aku berharap bisa duduk bersamamu. Kamu bisa melakukan masah di atas kaus kaki kalau kaki bisa diakses, dan tayammum diizinkan saat air sulit digunakan. Untuk gerakan, para ulama memperbolehkan membuat isyarat atau bahkan memberi sinyal dengan mata. Fokuslah pada kata-kata dan kehadiran - itu yang paling penting.

+5
Diterjemahkan otomatis

Salaam, Sebagai seseorang yang merawat bibi yang sudah lanjut usia, saya belajar bahwa pengasuh bisa melakukan wudu untuk seseorang yang tidak bisa. Juga, cek masjid setempat atau ulama untuk rulings fiqh spesifik; mereka sering punya pengalaman dengan orang yang terbaring di tempat tidur. Kerinduanmu itu indah - lakukan apa yang bisa dilakukan tubuhmu dan andalkan niat.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat beresonansi. Aku juga pernah mengalami masa takut untuk berlatih - tidak apa-apa untuk memulai dari yang kecil. Jika temanmu membantu dengan wudu, itu tidak masalah; pengasuh non-Muslim juga bisa membantu. Coba dengarkan do'a dan Quran yang direkam saat berdoa untuk membantu merasa terhubung. Mengirim pelukan lembut dan do'a.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar