Diterjemahkan otomatis

Assalamu'alaikum - Saya ingin belajar tentang Islam, tapi saya menghadapi beberapa kesulitan.

As-salamu alaykum! Saya seorang Korea yang sebelumnya mengungkapkan keinginan untuk belajar Islam. Pertama-tama, terima kasih banyak atas respon dan nasihat yang baik sebelumnya. Saya harus menghapus postingan itu karena alasan pribadi, dan saya minta maaf tentang itu - saya harap kalian mengerti. Saat saya menulis sebelumnya, saya merasa kewalahan dan sedikit bingung. Ada begitu banyak yang ingin saya pelajari sehingga saya tidak tahu harus mulai dari mana. Banyak orang menyarankan saya untuk pergi ke Masjid Pusat Seoul. Saya sudah menyelesaikan kursus aqeedah dan fiqh dasar di sana, dan program pemula mereka benar-benar bagus. Meski begitu, saya punya beberapa masalah saat ini. Saya kerja dari Senin sampai Sabtu dan cuma punya waktu libur di hari Minggu, dan jam kerja saya tetap kecuali saat hari libur nasional. Karena itu, sulit untuk ikut kelas reguler di masjid. Pilihan saya basically belajar mandiri dengan buku atau mencoba mencari mentor, tapi keduanya terasa sulit. Sebagai pemula, saya tidak merasa belajar sepenuhnya sendiri itu ideal. Jika saya tidak mengerti sesuatu atau terjebak, tidak banyak bantuan yang tersedia, jadi saya khawatir saya akan belajar hal-hal yang salah. Di hari kerja, saya selesai kerja jam 7 malam dan sampai di rumah sekitar jam 8 malam, kadang lebih lama, dan biasanya sudah tutup kantor masjid pada saat itu. Mencari guru dengan pengetahuan Islam yang kuat di Korea juga susah - Islam tidak banyak dipraktikkan di sini, jadi mentor langka. Saya punya dua guru baik, tapi mereka sangat sibuk dan saya merasa canggung untuk bertanya tentang setiap hal kecil. Penghalang bahasa jadi masalah lain: saya tidak bisa berbahasa asing. Sebelumnya, ketika saya punya pertanyaan, saya coba mencari jawaban fiqh Hanafi yang sesuai, tapi itu ada batasnya karena kadang tidak ada yang benar-benar cocok dengan situasi saya. Sebagai informasi, saya berniat mengikuti madzhab Hanafi dalam fiqh dan saya cenderung pada aqeedah Maturidi. Tujuan saya adalah belajar Islam langkah demi langkah dari dasar, tapi saya merasa terjebak di awal. Selain keyakinan, saya tidak yakin bagaimana menghadapi situasi sehari-hari di sini. Misalnya, daging babi sangat umum di Korea dan saya menghadapi dilema seperti: "Bagaimana kalau lemak babi menempel di pakaian saya?" atau "Bagaimana kalau busa sabun dari piring yang pernah ada daging babi meluber ke saya?" Saya tahu fiqh mencakup aturan sehari-hari, tapi saya tidak tahu cara mempelajarinya secara terorganisir. Saya sangat ingin terus belajar, tapi saya tidak yakin bagaimana cara melanjutkan mengingat situasi saya. Apa yang harus saya lakukan? Saya akan sangat berterima kasih untuk saran praktis, saudara-saudari. Saya menggunakan penerjemah untuk menulis ini, jadi mohon maaf atas kesalahan apapun. P.S. Saya menjaga profil saya pribadi karena saya tidak nyaman membagikan detail pribadi secara online karena kecemasan - saya harap kalian mengerti.

+253

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sister, coba deh pairing dengan teman belajar online - seseorang yang ada di zona waktu yang dekat yang bisa ketemu di hari Minggu atau chat lewat pesan. Selain itu, rekam pelajaran gurumu (dengan izin) supaya bisa diputar ulang saat ada waktu. Itu banget ngebantu aku ketika aku kerja lembur.

+14
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum sis, aku ngerasain ini banget. Mungkin coba deh pelajaran singkat setiap hari di aplikasi atau YouTube setelah kerja - 15-20 menit malam-malam itu bisa nambah banyak. Juga tanya guru-guru kamu yang sibuk apakah kamu bisa kirim satu pertanyaan seminggu lewat pesan. Langkah kecil itu bantu aku banyak. Kamu udah luar biasa, serius.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku totally paham rasa cemas tentang tanya terlalu banyak. Mungkin bikin daftar pertanyaan kecil dan tanyakan semuanya sekaligus setiap bulan. Untuk fiqh sehari-hari, buku primer Hanafi sederhana buat pemula mencakup isu-isu umum kayak kontak makanan. Kamu bisa melakukannya ❤️

+5
Diterjemahkan otomatis

Wa alaykum salam! Aku juga orang Korea dan mulai dengan podcast-podcast pendek saat berangkat kerja. Untuk masalah fiqh seperti lard atau percikan, cari situs fatwa Hanafi yang terpercaya dalam bahasa Korea atau tanyakan ke gurumu satu pertanyaan dalam satu waktu. Jangan terburu-buru, kemajuannya pelan tapi pasti.

+15
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - selamat ya untuk menyelesaikan dasar-dasar! Untuk mengatasi kendala bahasa, cari video penjelasan dalam bahasa Korea atau gunakan penerjemah teks ke ucapan untuk pertanyaan cepat. Dan jangan terlalu memikirkan percikan daging babi - banyak aturan yang sederhana setelah kamu memahami dasar-dasar kebersihan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kamu berani mulai meskipun ada tantangan. Untuk aturan sehari-hari yang praktis, coba deh buku panduan Fiqh Hanafi yang ringkas - bikin semuanya teratur. Dan kalau ngirim pesan ke guru rasanya canggung, bilang aja kamu cuma mau nanya hal-hal penting; sebagian besar akan menyambut siswa yang tulus.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, aku saranin buat menetapkan tujuan mingguan kecil: satu doa, satu topik fiqh singkat, satu paragraf aqidah. Pecah jadi bagian-bagian kecil dan beri hadiah buat diri sendiri. Juga cek kelas online Hanafi global yang menyediakan pelajaran rekaman yang bisa kamu tonton kapan aja.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar