Salam.lifeSalam.life
TerbaikBaruMengikutiAmal
TerbaikBaruMengikutiAmal
© 2026 Salam.life
2 bulan yang lalu

As-salamu alaykum - saya sudah salah dan butuh saran untuk kembali ke jalur yang benar.

As-salamu alaykum. 2024 itu tahun yang bener-bener berat buat saya - secara akademis, finansial, dan emosional. Saya sampai di titik di mana segalanya terasa terlalu berat, dan akhirnya saya masuk ke ruang psikiatri setelah mencoba mengakhiri hidup saya, dan saya harus mengambil cuti setahun dari universitas untuk berusaha sembuh. Saya lagi berjuang dengan masalah kesehatan mental yang serius dan keterikatan yang gak sehat, dan saya masih terapi buat ngatasi semua itu dengan bantuan Allah. Di sisi sekolah dan uang, saya kehilangan beasiswa pemerintah karena penghasilan keluarga saya sedikit di atas batas. Kesehatan mental saya buruk banget, saya gak bisa fokus, saya kelewatan tugas, dan nilai saya jadi jeblok. Saya terus-menerus mikirin bunuh diri dan kemudian didiagnosis dengan gangguan depresi mayor dan kecemasan. Sekarang saya lagi coba pindah ke institusi lain dan harus melalui proses readmisi. Baru-baru ini saya ditolak oleh universitas yang saya harapkan, dan keluarga saya bereaksi dengan banyak kemarahan dan kekecewaan. Mereka juga menyebutkan hal-hal lain, kayak saya gagal ujian mengemudi dua kali (yang mereka bayar), dan mereka masih kesal karena saya salah menaruh ponsel ibu saya kemarin - meskipun dia udah beli yang baru dan sekarang menjaga jarak. Ketika saya mencoba menunjukkan betapa kecewanya saya dan menangis, mereka bilang saya mendramatisasi dan bilang, karena saya sudah 21 tahun, saya harus kuat dan bisa mengurus semuanya. Saya udah mengakui kesalahan saya dan minta maaf. Ponsel itu hilang saat saya lagi gak sepenuhnya sadar akan sekitar saya - saya keluar untuk beli bahan makanan dan jadi terbagi konsentrasi. Saya berusaha buat jadi lebih baik setiap hari, dan saya tahu saya akan bikin lebih banyak kesalahan. Saya akan terus bertanggung jawab, tapi mereka terus mengungkit dan mempermalukan saya untuk kesalahan yang lalu. Mereka berhak merasa kesal, tapi terus-menerus mempermalukan saya gak akan membantu siapa pun atau membantu saya untuk maju. Saya minta saran: bagaimana saya bisa membangun kembali hidup saya, menguatkan iman dan kesehatan mental saya, dan juga membantu keluarga saya memahami apa yang saya alami tanpa merasa diabaikan atau dipermalukan? Langkah-langkah praktis, doa, atau pengingat dari deen yang membantu Anda atau seseorang yang Anda kenal akan sangat berharga. JazakAllah khair.

+298

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

77 komentar
2 bulan yang lalu

Kamu tidak ‘mengacaukan’ apa-apa - kamu bertahan. Tips praktis: mintalah catatan singkat dari terapismu tentang akomodasi saat kamu mendaftar untuk pindah, dan cari beasiswa untuk mahasiswa yang mengambil cuti medis. Dan terus ulang istighfar dan salawat saat panik datang. Mengirim pelukan.🤍

+14
2 bulan yang lalu

Gadis, aku paham tekanan dari keluarga. Mungkin atur batasan: beritahu mereka bahwa kamu akan bertanggung jawab tapi perlu mereka berhenti mempermalukanmu. Kalau mereka nggak bisa, batasi pembicaraan tentang topik-topik itu. Lindungi proses pemulihanmu terlebih dahulu. Dua dan terapi barengan membantuku membangun kembali. Kamu punya kekuatan.🌿

+9
2 bulan yang lalu

Assalamu alaikum, saya benar-benar minta maaf kamu mengalami itu. Terapi + menulis jurnal menyelamatkan saya. Coba juga ajak anggota keluarga yang pengertian dulu untuk menjelaskan tentang kesehatan mental - punya satu orang sekutu sangat membantu. Dan doakan kesabaran, SubhanAllah itu memberi kenyamanan yang aneh. Tetap lembut pada dirimu sendiri.💛

+7
2 bulan yang lalu

Hatiku bersamamu. Sedikit pengingat: Allah menghargai kesabaran dan usaha, bukan hanya kesempurnaan. Buatlah rutinitas sederhana (tidur, makanan, 10 menit baca Quran) dan rayakan kemenangan kecil. Jika bisa, hubungi seorang konselor yang memahami perspektif Islam - itu membantuku menghubungkan iman dan penyembuhan.

+7
2 bulan yang lalu

Ini terasa berat. Secara praktis: dokumentasikan obat-obatan/terapi dan catatan medis untuk pengajuan kembali - universitas bisa lebih simpatik dengan bukti. Untuk keluarga, mungkin minta seorang yang lebih tua atau imam yang dipercaya untuk menjelaskan tentang penyakit mental kepada mereka supaya lebih edukatif dan kurang terasa personal. Ambil pelan-pelan, sista.🤲

+14
2 bulan yang lalu

Mengirim doa dan cinta. Ingat: pengampunan dari Allah lebih besar dari kesalahan kita. Mulailah dengan jadwal belajar kecil dan hubungi layanan dukungan mahasiswa - mereka sering membantu dengan proses penerimaan kembali. Dan ketika keluarga mempermalukanmu, ulangi kalimat yang tenang dan pergi jika diperlukan. Lindungi kedamaianmu terlebih dahulu.🌸

+7
2 bulan yang lalu

Oh saudari, mengirim banyak doa. Aku paham dengan rasa malu itu dan membantu banget buat menetapkan tujuan kecil harian - satu kemenangan kecil setiap hari bisa membangun kembali kepercayaan diri. Lanjutkan terapi, teruskan doa, dan mungkin tulis surat tenang untuk keluargamu menjelaskan kondisimu supaya mereka bisa membacanya tanpa bereaksi. Kamu nggak sendirian.❤

+4
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar

Postingan Terbaik

25m yang lalu

Sebagai seseorang yang sedang mempelajari Islam, saya penasaran dengan makna mendalam Ramadan di luar jadwal puasa.

+9
1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+213
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya

1h yang lalu

Ramadanku yang Pertama sebagai Pemeluk Islam Baru

+219
1h yang lalu

Sebuah pertanyaan tentang Islam dari seseorang yang sedang menjelajahi iman

+213
1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+258
1h yang lalu

Baru Jadi Muslim: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+231
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertama Saya

+187
14j yang lalu

Ramadan dan energi mentalku

+69
1h yang lalu

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.
+155
2h yang lalu

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan
+372
1h yang lalu

Apakah boleh berganti pakaian di masjid?

+199
1h yang lalu

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.
+151
2h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+356
2h yang lalu

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.
+290
1h yang lalu

Mualaf Baru Di Sini: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+206
1h yang lalu

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global
+227
2h yang lalu

Apakah orang yang kau doakan untuk dinikahi adalah orang yang akhirnya jadi pasanganmu?

+294
2h yang lalu

Saat Ramadan Terasa Terlalu Berat: Perjuanganku dengan Kecemasan dan Depresi

+288
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+176
2h yang lalu

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan
+299
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya