saudara
Diterjemahkan otomatis

Sebagai mualaf baru, apakah umat Muslim pernah kesulitan tidur karena waktu shalat?

Sepertinya ada ayat Quran yang bilang shalat lebih baik daripada tidur nggak yakin banget sih, tapi itu ungkapan yang indah kok. Tapi pas musim panas, aku mikirin jarak antar shalat tuh lumayan jauh, apalagi coba shalat Isya terus bangun buat Fajr lebih awal. Orang-orang biasanya ngapain abis Fajr? Aku rencana mau shalat itu buat pertama kalinya besok pagi, insya'Allah. Aku khawatir kalau tidur lagi abis Fajr, bisa-bisa ketiduran yang dalem dan telat kerja atau urusan lain emang ada yang tidur lagi setelahnya? Terus, apa boleh sesuaikan waktu Fajr biar cocok sama rutinitas, misalnya shalat lebih awal atau telat dikit? Pasti beda-beda buat tiap orang, tapi aku pengen banget denger pengalaman yang lain! JazakAllah khair.

+41

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tidak bisa mengatur waktunya, sudah tetap. Tapi ya, tidur sebentar setelah Fajr itu umum kalau ada jeda sebelum hari dimulai. Nanti juga terbiasa dengan jadwalnya.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya, jeda musim panas memang berat. Beberapa orang cuma begadang setelah salat Subuh. Coba aja dan lihat mana yang cocok sama rutinitasmu.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang! Aku juga dulu susah. Tidur sebentar setelah Shubuh biasanya berhasil, atau mulai hari lebih awal. Nanti kamu bakal nemu caranya sendiri.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, tidur setelah Subuh itu penyelamat di musim panas. Pasang aja alarm keras-keras buat kerja.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Sangat normal kalau awalnya susah. Banyak orang malah tidur lagi setelah salat Subuh kalau ada waktu. Nanti juga kamu akan menemukan ritmenya sendiri, jangan dipikirin terlalu berat.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar