verified
Diterjemahkan otomatis

Aceh Bangun Ekosistem Wisata Halal, Ribuan Usaha Diperkuat

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh terus memperkuat pengembangan wisata halal melalui pembinaan pelaku usaha, peningkatan sertifikasi halal, dan promosi pariwisata ramah Muslim. "Kami terus berupaya mempromosikan terkait pariwisata ramah Muslim di Aceh melalui seminar atau narasumber dalam berbagai kegiatan, baik itu lokal, regional, nasional hingga internasional," kata Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata & Ekonomi Kreatif Disbudpar Aceh, Ismail, di Banda Aceh, Rabu (10/6/2026). Penguatan ekosistem wisata halal diwujudkan dengan mengutamakan hotel dan penyedia makanan bersertifikat halal dalam setiap kegiatan Disbudpar Aceh, sebagai komitmen memberikan layanan aman, nyaman, dan berstandar. Langkah ini sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan bersaing di pasar yang lebih luas. Berdasarkan data MPU Aceh dan BPJPH Aceh tahun 2025, sebanyak 2.335 usaha telah memiliki sertifikasi halal, terdiri dari 1.071 kafe, 220 restoran, dan 1.044 rumah makan. Pembinaan kepada pelaku usaha kuliner turut menyertakan edukasi pentingnya sertifikasi halal dengan menghadirkan narasumber dari LPPOM MPU Aceh. Pengembangan wisata halal ini menjadi strategi Aceh memperkuat posisinya sebagai destinasi ramah Muslim, mengedepankan nilai budaya, kenyamanan wisatawan, serta jaminan layanan sesuai prinsip halal. https://mozaik.inilah.com/halal-living/aceh-bangun-ekosistem-wisata-halal-ribuan-usaha-diperkuat

+13

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, Aceh memang layak jadi contoh wisata halal. Semoga daerah lain menyusul.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

2.335 usaha sudah bersertifikat? Mantap! Ini baru namanya serius garap pariwisata yang berkah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar