Seorang Non-Muslim Mencari Bimbingan Soal Kedisiplinan dan Kesejahteraan Mental
Assalamu alaikum, semuanya, Aku bikin akun buat berbagi pikiran karena nggak punya banyak temen Muslim di sekitar, dan harap kata-kataku nggak kelihatan nggak tulus atau kasar-aku benar-benar terinspirasi. Akhir-akhir ini, aku sangat kagum sama kedisiplinan yang aku lihat di komunitas Muslim. Aku lagi berada di titik di mana aku berusaha mengatasi depresi dan membangun kebiasaan kesehatan mental yang lebih baik. Dari yang aku pelajari tentang Islam secara online, rasanya ini persis yang aku butuhkan buat bawa struktur ke hidupku. Tapi begini situasiku: keluargaku Hindu, dan ibuku khususnya sangat taat. Aku masih tinggal sama mereka selagi aku sekolah, dan mereka nggak berharap aku pindah dalam waktu dekat-lagian, aku nggak sanggup juga. Aku sendiri nggak terlalu religius dan kesulitan buat terhubung sama Hinduisme, kadang rasanya terlalu banyak yang harus diingat. Islam, di sisi lain, buatku kayaknya lebih sederhana? Aku suka nggak ada representasi visual Allah, dan aku suka kedisiplinan yang datang dari praktik sehari-hari-kaya wudhu, salat lima waktu, makan halal, puasa Ramadan. Jujur aja, aku sering kesulitan buat menjaga perawatan diri dasar: mandi teratur, makan terlalu banyak fast food (sampe bikin masalah berat badan), nonton konten nggak pantas, kebanyakan melamun, dan sering ngomong sendiri. Rasanya Islam bisa bantu aku kembangkan kedisiplinan yang aku perlukan buat jadi orang yang aku inginkan. Aku sering terjebak sama keinginan duniawi dan ngerasa benar-benar tersesat. Di rumah, aku nggak bisa terbuka eksplor Islam-ortu pasti bakal sangat kecewa. Dan jujur, aku sendiri belum cukup tahu tentang Islam buat berkomitmen sepenuhnya; aku juga udah baca tentang syirik dan mau hindari itu. Aku mungkin juga harus coba terapi sih, tapi aku pengen bilang kalo aku ngerasa Islam itu damai banget dan lugas. Mereka yang lahir di keluarga Muslim itu beruntung punya bimbingan itu dari awal. Menurut kalian, apa salah kalo aku adopsin beberapa praktik Islam, kaya wudhu atau bilang masya Allah, selagi aku lagi belajar, meskipun aku belum siap buat sepenuhnya konversi sampai satu dua tahun lagi? Tolong ya, saudara-saudara, kasih aku nasihat.