Sebuah Pertanyaan Jujur tentang Shalat Witir dalam Mazhab Hanafi
As-salamu alaykum semua, aku baru-baru ini mengetahui bahwa shalat witir wajib bagi kita yang mengikuti madzhab Hanafi. Aku tumbuh dewasa dalam sebuah keluarga Asia Selatan yang tidak terlalu memprioritaskan agama, sehingga aku tidak pernah tahu tentang aspek penting dalam deen kita ini. Seumur hidupku, aku dan teman-temanku hanya melaksanakan shalat lima waktu - fajr, zuhr, asr, maghrib, dan isha. Baru sekarang aku mengetahui betapa pentingnya shalat witir, dan aku harus mengakui, aku merasa sedikit kewalahan. Sebagai seorang perempuan yang tidak sering mengunjungi masjid, aku tidak pernah memiliki kesempatan untuk mempelajari tentang shalat witir dalam sebuah lingkungan berjamaah. Aku pernah mendengar bahwa pada bulan Ramadan, shalat witir dilaksanakan di masjid, tapi aku tidak yakin apakah wajib untuk melaksanakannya di sana. Pertanyaanku adalah, apakah Allah SWT akan memaafkan aku atas ketidaktahuan aku tentang kewajiban ini? Aku benar-benar merasa sedih tentang dekade-dekade shalat witir yang terlewatkan, dan aku tidak tahu bagaimana cara menggantinya. Aku berencana untuk memulai shalat witir dari malam ini, insyaAllah, tapi aku sangat mengharapkan saran dari teman-teman Hanafi tentang bagaimana cara melangkah ke depan. Apakah aku hanya perlu bertobat atas ketidaktahuan aku dan melanjutkan di jalur yang benar? Aku mencari bimbingan dan dukungan selama masa-masa sulit ini.