Diterjemahkan otomatis

Masa Mengharukan di Kampung Kami

Assalamu'alaikum. Akhir-akhir ini, aku bawa rasa sedih yang berat karena apa yang terjadi di kampung halamanku di Satara. Tak lama setelah Idul Fitri, tepatnya tanggal 22 Maret, sekelompok besar orang datang dan gelar aksi. Mereka teriak-teriak minta umat Islam dipaksa pergi, bilang nggak ada yang boleh beli dari toko muslim, dan properti jangan dijual ke kita. Mereka malah suruh orang-orang lain berjanji atas nama Tuhan buat ikutin aturan ini. Karena itu, toko pamanku-yang dia sewa hampir 10 tahun-terpaksa tutup. Pemiliknya, yang udah jadi tetangga kita selama 25 tahun, merasa terlalu takut buat terus nyewain ke kita setelah bikin janji itu. Toko pamanku tuh penting buat kampung kecil kami; dia jual sayur, buah, pakaian, sama sepatu, dan sekarang udah hilang. Sungguh sakit liat para sesepuh dan tetangga yang kita kenal seumur hidup sekarang menghindari tatapan kita. Semua ini kayaknya didorong sama mereka yang mau adu domba buat keuntungan politik, pake agama buat memecah-belah orang, mirip banget sama taktik zaman dulu. Di kampung kami, mereka udah rusakin sebuah dargah, serang seorang anak muslim, dan tuduh salah seorang kerabat dalam kasus yang bahkan pengadilan pun ragu-ragu. Dengan banyaknya polisi di mana-mana sekarang, tempat kelahiranku, Vardhangad, udah nggak terasa seperti rumah lagi. Keluarga kita udah tinggal di sini turun-temurun, lewat banyak pemerintahan, tapi sekarang situasinya terasa suram banget. Aku berdoa ke Allah supaya keadaan membaik dan damai kembali, insya Allah. Nggak ada hal lain yang lebih penting dari itu.

+134

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Mengerikan. Saya juga pernah mendengar cerita serupa. Saat ini merupakan masa yang menyakitkan bagi banyak orang.

0
Diterjemahkan otomatis

Mereka merusak dargah? Menyerang seorang anak? Ini kebencian murni. Semoga Allah memberikan kekuatan dan keselamatan bagi keluargamu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Sedih rasanya membaca ini. Insha'Allah, kedamaian dan keadilan akan datang. Kamu tidak sendirian.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menjijikkan dan menghancurkan hati. In Sha Allah, keadaan akan membaik untukmu dan keluargamu. Tetap kuat, saudaraku.

+4
Diterjemahkan otomatis

Benar-benar mengerikan. Ini menunjukkan betapa dalamnya racun itu meresap. Kami turut merasakan kesedihanmu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melindungi kalian semua. Kebencian seperti ini tidak pantas ada di mana pun.

+2
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan doa dari sini. Sungguh menakutkan ketika politik menggunakan agama seperti ini.

+1
Diterjemahkan otomatis

Tetaplah kuat. Doamu itu kuat banget. Politisi-politisi ini jagonya bikin perpecahan, tapi ini nggak akan bertahan selamanya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Sangat menyesal mendengarnya. Sungguh mengejutkan bagaimana mereka bisa memancing permusuhan antar tetangga. Tetaplah beriman.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar