Pelajar Malaysia Ajak Filipina dan Thailand Bantah Presiden Indonesia Berhubung Jerebu
Pelajar dari Persatuan Advokasi Rakyat Malaysia (HARAM) berdemonstrasi di hadapan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, membantah bencana jerebu akibat kebakaran hutan dan tanah (Karhutla) di Indonesia. Mereka menuntut hak untuk mendapat udara bersih dan memberikan ultimatum kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk mendengar aspirasi mereka.
Dalam ucapannya, pelajar tersebut mengancam akan mengajak pelajar dari Filipina dan Thailand untuk menyertai tindakan serupa. Diketahui, jerebu dari Karhutla di Indonesia telah memberi kesan kepada Malaysia, Singapura, Brunei, dan Filipina selama hampir sebulan.
Presiden Prabowo mengakui kelewatan penanganan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera dalam mesyuarat terhad di Istana Negara, Jakarta, Isnin (7/9/2026). Beliau menyatakan kerajaan akan fokus pada pencegahan dan menambah belanjawan kebencanaan pada masa depan.
https://www.harianaceh.co.id/2