Siapa Jenderal Suryo yang Dikaitkan Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Islam Jaksel?
Sosok Jenderal Suryo disebut dalam kasus temuan 995 senjata api di sebuah sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Nama ini diungkap oleh Alhadid Endar Putra, pengacara sekaligus Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, yang mengklaim senjata tersebut milik perusahaannya dan legal berdasarkan Surat Izin Polri Nomor SI/5483-XII/2008. Alhadid menyatakan senjata itu merupakan stok persiapan ekstrakurikuler menembak dan panahan yang rencananya diketahui pada tahun 2021, bersama Jenderal Suryo selaku Pembina Yayasan.
Namun, rencana tersebut tidak berlanjut karena Jenderal Suryo meninggal dunia pada 2022. Jenderal Suryo merupakan pensiunan perwira tinggi TNI, mantan Direktur Utama sejumlah perusahaan, dan penerima rekor MURI sebagai saksi hidup kemerdekaan. Pihak yayasan membantah pernah ada ekstrakurikuler menembak, dan pengurus baru mengaku tidak mengetahui asal-usul senjata yang disimpan di ruangan yang sebelumnya dikuasai pengurus lama.
Temuan ini bermula pada 10 Juli 2026 saat pihak sekolah membuka ruangan untuk mengambil kebutuhan siswa dan menemukan ratusan senjata beserta amunisi. Selain senjata, ditemukan pula barang haram lainnya. Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan penyidikan dan mengamankan barang bukti. Pihak sekolah menegaskan proses pembongkaran dilakukan di luar jam belajar, sehingga tidak mengganggu kegiatan siswa.
https://www.gelora.co/2026/08/