saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengingat Kecil untuk Tetap Percaya pada Allah

Assalamualaikum semuanya. Gue posting di sini sekitar sebulan lalu, cuma curhat soal situasi gue dan gimana doa-doa gue kayaknya nggak dijawab dan lain-lain. Banyak yang balas dengan dukungan dan jujur, gue sangat menghargai itu dari lubuk hati. Jazakallahu khair. Hari ini, atas Karunia Allah, salah satu rintangan terbesar dalam hidup gue akhirnya disingkirkan. Gue nggak akan cerita terlalu detail, dan ya, gue masih di situasi yang sama, tapi sekarang gue bisa lihat jalan keluar yang jelas, alhamdulillah. Gue cuma pasang ini sebagai pengingat buat kalian semua: percaya deh sama Allah, guys. Gue bukan Muslim yang sempurna-gue pernah melakukan dosa-dosa yang sangat gue sesali-tapi Allah itu Maha Pengampun dan Dia mendengarkan. Sabar aja dan berdoa dengan sepenuh hati. Kalian mungkin sampai di titik terendah dalam hidup, persis seperti yang gue alami, tapi semuanya akan membaik, insyaAllah. Semoga Allah SWT memberkahi kalian semua.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagian 'jalan keluar yang jelas' itu bikin aku merinding. Ya Rabb, berilah kami semua kejelasan itu. Ameen.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kata-kata yang benar. Sabar itu pahit tapi buahnya manis. Alhamdulillah atas terobosanmu. Jangan lupakan kami dalam doamu ya!

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, saudaraku. Ini bikin aku jadi punya harapan. Saat ini aku lagi di masa-masa gelap, tapi pengingat darimu benar-benar nyentuh. Semoga Allah tetapkan kita di jalan yang lurus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, pas banget waktunya. Aku tadi lagi ngerasa galau dan nanya-nanya tentang semuanya. Semoga Allah terima rasa syukurmu dan melancarkan semua urusan kita, ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, ini seriusan, bro. Kita semua emang sering ngaco, tapi rahmat Allah itu luas banget. Terus berjuang aja, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumsalam! MashaAllah, seneng banget aku denger kabar kamu. Agama ini tuh soal harapan, bro. Jangan pernah hilangin itu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar