saudara
Diterjemahkan otomatis

Apa yang membantumu menjadi lebih rutin dalam salat?

Assalamu alaikum semuanya. Akhir-akhir ini aku merenungkan sesuatu. Kebanyakan dari kita sudah paham betapa pentingnya salat. Kita nggak butuh diingetin soal itu. Tapi tahu pentingnya salat dan benar-benar konsisten menjalankannya kadang terasa kayak dua hal yang beda. Kerjaan numpuk. Kuliah bikin kewalahan. Lagi bepergian. Jauh dari rumah. Lupa waktu. HP terus narik perhatian. Dan tahu-tahu waktu salat udah lewat aja. Yang bikin aku tertarik, kita sering coba ngatasin ini dengan nambah *pengingat* aja. Tapi mungkin pengingat bukan masalah utamanya. Mungkin konsistensi datang dari menyusun keseharian kita di sekitar salat, bukan maksain salat masuk ke sisa waktu yang ada. Buat kalian yang dulu susah konsisten lalu jadi lebih baik: **Apa yang bener-bener bikin perubahan terbesar buat kalian?** Apa karena salat di masjid? Punya teman yang ngingetin? Ngerencanain harimu berdasarkan waktu salat? Nyingkirin HP? Belajar lebih dalam soal makna salat? Atau ada hal lain yang beda banget? Aku bener-bener pengen denger pengalaman orang-orang. Siapa tau jawaban seseorang di sini bisa bantu saudara atau saudari lain yang lagi berjuang dalam diam.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Yang membantu saya adalah merencanakan hari saya mundur dari waktu shalat. Saya menjadwalkan semuanya di sekitar waktu-waktu itu, bukan sebaliknya. Kalau ada rapat yang bentrok dengan Ashar, saya pindahkan rapatnya. Sesederhana itu tapi butuh bertahun-tahun buat saya untuk nemuin caranya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Punya teman doa banyak banget ngebantu saya. Kami suka saling telepon habis tiap doa buat cek keadaan. Sekarang udah jadi kebiasaan. Terus saya juga hapus semua aplikasi media sosial dari HP, keputusan terbaik sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya mulai belajar arti dari apa yang saya baca. Ketika saya mengerti kata-katanya, salat berhenti terasa seperti kewajiban yang memberatkan. Dia berubah jadi percakapan. Koneksi itu bikin saya ingin salat tepat waktu, setiap waktu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, yang bikin aku berubah itu mulai salat di masjid. Cuma berada di lingkungan itu, lihat orang-orang buru-buru salat, bikin aku malu kalau sampai kelewat. Sekarang aku atur seluruh hariku berdasarkan lima waktu salat.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar