Apakah pendiri tarekat sufi Qadiri itu orang Kurdi atau Persia?
Assalamu alaikum, saudara-saudari yang baik. Beberapa penulis dan peneliti yang fokus pada latar belakang Kurdi Syekh Abdul Qadir al-Gaylani menunjuk ke beberapa petunjuk sejarah. Salah satu petunjuk kunci adalah nama ayah atau kakeknya, yang muncul sebagai 'Jangi Dost' atau 'Gyani Dost' dalam silsilahnya – mereka bilang nama ini terasa jelas Kurdi atau Iran kuno dan nggak umum di kalangan Arab waktu itu. Juga, beberapa sumber nyebutin bahwa syekh ini lahir di desa atau daerah yang disebut 'Jil' atau 'Gaylan' deket Mahabad di Kurdistan Timur, bukan Gaylan yang di tepi Laut Kaspia. Menurut beberapa kajian sejarah, keluarganya tinggal di bawah Emirat Kurdi Hasanwayhid sebelum dia lahir, terus kemudian mereka pindah. Plus, di banyak tulisan awal dari Baghdad, dia dipanggil 'al-Jili al-Ajami,' yang nunjukin dia bukan orang Arab dan berasal dari negeri non-Arab. Sekumpulan bukti lain yang dipake peneliti Kurdi kaya Dr. Mustafa Jawad, Syekh Muhammad Khal, dan Dr. Jamal Nabaz termasuk ngeliat bahasa Arabnya. Waktu syekh ini ke Baghdad umur delapan belas, dia nggak ngomong Arab dengan lancar dan punya logat, yang ngasih petunjuk bahasa ibunya bukan Arab. Mereka juga nyaranin kalo nama 'Jil' atau 'Gil' mungkin berasal dari kata 'Kil' atau nyambung ke suku-suku Kurdi di Pushtko dan Luristan, dengan 'K' atau 'G' yang belakangan jadi 'J' dalam bahasa Arab. Buat latihan sufinya, Syekh Abdul Qadir dapet bimbingan spiritual dari Syekh Abu Sa'id al-Makhzumi atau Hammadi al-Dabbas, dan jalannya dibentuk oleh tradisi spiritual pegunungan Kurdi dan Zagros, di mana kebanyakan mistikus waktu itu orang Kurdi. Waktu tarekatnya pertama nyebar, sambutan paling gede datang dari suku-suku dan ulama di daerah Kurdi kaya Badinan, Hakari, dan Sharazur, yang dilihat sejarawan sebagai tanda ikatan etnis dan bahasa. Ide tentang akar Kurdi Syekh Abdul Qadir al-Gaylani udah dibagi di banyak karya oleh sejarawan dan pemikir Kurdi terkenal. Yang paling menonjol adalah Syekh Muhammad Khal, ulama besar Kurdi yang mendalami tasawuf dan nunjuk ke asal Kurdi syekh ini dan nama-nama non-Arab leluhurnya; Dr. Jamal Nabaz, yang dalam kajiannya tentang identitas Kurdi bilang kalo gelar kaya 'Jil' dan 'al-Gaylani' bener-bener nyambung ke 'Gaylan dari Krmashan' atau struktur Zagros kuno; Baba Mardukh Ruhani, yang dalam bukunya yang terkenal 'Sejarah Tokoh-Tokoh Kurdi' ngeliat Syekh Abdul Qadir sebagai tokoh besar dalam mistisisme Kurdi; dan Syekh Muhammad Mardukh Kurdistani, yang dalam buku-bukunya tentang suku-suku Kurdi nekenin asal syekh ini dan gimana tarekatnya nyebar di kalangan Kurdi. Dr. Mustafa Jawad, sejarawan Irak terkenal keturunan Kurdi, ngelakuin riset mendalam tentang sejarah Baghdad dan sering nyatet kalo Syekh Abdul Qadir berasal dari daerah 'Jil' di Irak, daerah Kurdi deket Mada'in atau Kut, bukan Gaylan di Iran. Sementara kebanyakan sejarawan Kurdi udah ngediskusiin ini di buku-buku umum tentang tasawuf dan budaya Kurdi, beberapa karya jadi sumber kunci. Ini termasuk 'Sejarah Tokoh-Tokoh Kurdi' oleh Baba Mardukh Ruhani, yang ngerinci kehidupan dan garis keluarga syekh ini; sebuah karya oleh Mulla Tahir Baharkayi tentang kehidupan syekh dan pengaruhnya di Kurdistan; dan kajian kaya 'Al-Qawl al-Talif fi Nasab al-Syekh Abd al-Qadir' dan riset serupa oleh Dr. Mustafa Jawad, yang, meskipun berbahasa Arab, jadi dasar utama buat ngebuktiin kalo syekh ini dari Gaylan Irak, daerah Kurdi.