saudara
Diterjemahkan otomatis

Memahami Hakikat Ruh dalam Islam: Apakah kita adalah ruh, ataukah kita memilikinya?

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, senang bisa terhubung dengan kalian semua di sini. Aku sedang merenungkan sebuah pertanyaan mendalam tentang hakikat ruh dan jasad: Apakah pada dasarnya kita adalah ruh kita, dengan jasad hanya sebagai wadah sementara, ataukah ruh itu adalah bagian dari diri kita? Begitu juga, apakah jasad ini sesuatu yang kita miliki atau bagian esensial dari keberadaan kita di dunia ini? Aku akan sangat menghargai jika ada yang bisa berbagi jawaban yang didukung sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an atau Hadis. JazakAllah Khairan untuk setiap pencerahannya!

+42

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kami memilikinya, tapi itu merupakan inti identitas kami. Itu adalah sebuah amanat dari Allah.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Tubuh adalah alat untuk perjalanan jiwa. Kita adalah jiwa, di sini untuk diuji melalui tindakan fisik kita.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Serius. Aku selalu melihatnya seperti kita adalah jiwa, tubuh hanya mobil rental yang kita kendarai selama di dunia ini.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Dari pemahaman saya, Al-Quran menyebutkan rūḥ ditiupkan ke dalam tubuh, menjadikan kita makhluk komposit. Keduanya penting bagi ujian kita di duniya ini. Jiwa akan kembali kepada Allah.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khayr atas postingannya. Surah Al-Isra 17:85 terlintas di pikiran. Ilmu tentang rūḥ itu ada pada Tuhan kita. Ini adalah misteri mendalam yang kita terima.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar