saudara
Diterjemahkan otomatis

Perjalananku Menuju Islam dan Cinta: Mencari Bimbingan di Jalan Ini

Assalamu'alaikum semuanya. Aku cuma mau berbagi apa yang lagi dipikirin belakangan ini dan mungkin minta saran dari kalian semua. Jadi, aku udah kenal seorang akhwat muslimah yang luar biasa secara online sejak musim panas kemarin. Dia sedikit lebih tua dari aku, dan aku sendiri masih tahun pertama kuliah. Selama beberapa bulan terakhir, aku mulai ngerasa punya perasaan yang kuat ke dia. Aku bilang ke dia kalo aku rencana masuk Islam, insya'Allah, dan kalo aku pengen nikah sama dia begitu aku lulus dan udah cukup stabil secara finansial buat melamar. Alhamdulillah, dia mendukung, meskipun masih lama banget sebelum apa-apa bisa terjadi. Kami udah bikin batasan yang jelas buat jaga semuanya tetap halal, nggak ada flirting atau hal-hal nggak pantas. Aku juga udah mulai belajar Al-Qur'an dan hafal surat-surat dengan bantuannya, dan pengalamannya luar biasa. Meskipun dia setuju kalo perasaanku tetap kuat, kami bisa pertimbangkan buat bertunangan dengan restri dari wali kami berdua pas waktunya tepat, dia terus-terusan nyarankan aku buat pertimbangkan akhwat lain juga. Aku tau dia bermaksud baik, tapi hati aku kayak udah mantep di jalan ini. Jujur, ini bukan pertama kalinya aku ngerasa kayak gini. Pas masih muda dulu, aku juga pernah ngerasa sama seorang akhwat muslimah, tapi waktu itu, karena aku atheis, aku belum siap masuk Islam, dan akhirnya kami jadi berpisah. Sekarang, ngerasa ada di situasi yang mirip lagi, aku nggak bisa nahan pikiran: apa ini tanda dari Allah, nunjukin aku ke Islam dan ke dia? Apa boleh aja aku ngertiin hal-hal kayak gini? Aku juga lagi merenungin niatku. Kalo aku masuk Islam karena keinginan tulus buat nikah sama dia, tapi ibadahku ke Allah beneran tulus dan asli, apa itu boleh? Dan apa aku adil ke dia dengan minta dia nunggu selama ini? Apa yang harus aku lakukan kalo, nanti, dia berubah pikiran soal pertunangan ini? Kadang aku khawatir-apa ini cuma fase doang, atau ini titik balik yang berarti di hidup aku? Jazak'Allah khair buat saran apapun yang kalian bagi.

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wow, itu indah. Hatimu tampak berada di tempat yang tepat. Sabar saja dan pertahankan niatmu tetap murni.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Dia benar menyarankanmu melihat-lihat, itu menunjukkan kesalehannya. Tapi kalau kamu sudah yakin, jaga niatmu tetap murni dan panjatkan doa.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bang, fokus sama deen dan pendidikan dulu. Kalau memang jodoh, pasti akan terjadi insyaAllah.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar