Pemikiran tentang Hadis Mahdi: Apakah kita perlu Khilafah dulu?
Assalamu alaikum semuanya, Saya menemukan hadis terkenal ini di Sunan Abi Dawud (Kitab 38, Hadis 4286) dari Ummu Salamah tentang Al-Mahdi, dan ini membuat saya berpikir. Hadisnya menggambarkan situasi di mana seorang khalifah meninggal, dan terjadi perselisihan di antara orang-orang, lalu seorang pria dari Madinah melarikan diri ke Makkah, dibaiat, dan pasukan dikirim untuk melawannya tapi ditelan bumi. Sejak Khilafah Utsmaniyah berakhir tahun 1924, kita nggak punya satu khalifah untuk seluruh umat lagi-cuma negara-negara terpisah. Jadi saya penasaran: 1. Supaya skenario ini benar-benar terjadi, apakah kita sebagai manusia harus berusaha dulu mengembalikan Khilafah yang layak, sehingga ada khalifah yang kematiannya bisa memicu krisis itu? 2. Atau para ulama menafsirkan 'khalifah' di sini lebih longgar-misalnya mungkin cuma merujuk ke penguasa lokal mana pun, atau apakah Mahdi sendiri yang mendirikan sistemnya nanti? Kalau ada yang tahu apa kata ulama kayak Ibnu Katsir atau Al-Qurtubi tentang ini, atau pakar hadis kontemporer, tolong bagi. Saya sangat menghargainya. Jazakum Allahu khairan!