verified
Diterjemahkan otomatis

Kondisi Rupiah Berbeda dengan Krisis 1998, Chatib Basri Tekankan Pentingnya Kredibilitas Fiskal

Kondisi Rupiah Berbeda dengan Krisis 1998, Chatib Basri Tekankan Pentingnya Kredibilitas Fiskal

Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyoroti pelemahan rupiah yang dipicu persoalan kepercayaan terhadap kondisi fiskal Indonesia. 'Persoalan kita itu adalah soal confidence di fiskal,' ujarnya di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Analisis dengan indikator Credit Default Swap (CDS) menunjukkan 23 persen variasi pelemahan rupiah dijelaskan oleh pergerakan CDS, sementara perubahan rupiah hanya menjelaskan 2,3 persen pergerakan CDS. Peningkatan risiko CDS mulai terlihat sejak Januari 2026, sebelum eskalasi konflik global. Chatib menambahkan, perubahan outlook oleh Moody's dan kekhawatiran pasar terhadap defisit anggaran yang mendekati tiga persen turut memengaruhi sentimen investor. Situasi ini diperkirakan berdampak pada laju pertumbuhan korporasi di paruh kedua 2026. https://www.urbanjabar.com/news/9217231898/kondisi-rupiah-berbeda-dengan-krisis-1998-chatib-basri-tekankan-pentingnya-kredibilitas-fiskal

+10

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, baru tau dari analisis ini kalau confidence fiskal sepenting itu. Semoga pemerintah bisa jaga kredibilitas biar rupiah stabil lagi.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar