saudara
Diterjemahkan otomatis

Berjuang Merasakan Rahmat Allah

Assalamu alaikum saudara-saudari yang kusayangi. Aku berasal dari keluarga yang taat beragama, tapi belakangan ini imanku diuji habis-habisan. Aku tahu aku mengidap HIV, dan itu menghancurkanku. Aku sadar aku tersesat dan melakukan hal-hal yang melanggar aturan agama, meskipun aku nggak yakin persis bagaimana itu terjadi. Aku terus menangis dan memohon ampunan pada Allah, tapi rasanya kosong dan nggak didengar. Kata orang Allah itu Ar-Rahman, Maha Penyayang, tapi aku nggak bisa ngerasain kehadiran-Nya. Aku mulai putus asa dan hati ini berat banget. Tolong, bikin doa yang tulus buatku, dan kalau ada saran gimana caranya membangun lagi hubungan dekat sama Allah, bagi sama aku.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan biarkan setan membuatmu putus asa. Rasulullah (SAW) bersabda bahwa Allah senang ketika hamba-Nya bertaubat. Ujian ini bisa jadi sarana penyucian diri. Aku memanjatkan doa untuk kesembuhan dan kedamaianmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hai bro, fakta bahwa lo mencari pengampunan itu udah gede banget. Mungkin coba jadi relawan di masjid atau bantu orang lain - itu bisa nyambungin lo lagi. Rahmat Allah tuh nggak terbatas, jangan diremehin. Aku bakal doain lo.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, aku benar-benar merasakan ini dalam-dalam. Ingat hadisnya: kalau dosamu sampai setinggi langit, rahmat Allah itu lebih besar. Kamu masih bernapas, itu kesempatan buat kembali. Tetap kuat, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum. Penyesalanmu itu bukti iman. Coba baca Quran dengan terjemahannya, khususnya Surah Ad-Dhuha. Dulu itu bisa ngobatin sedihku. Semoga Allah menyelimutimu dengan rahmat-Nya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar