saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya seorang ateis yang merasakan tarikan kuat ke Islam

Assalamu alaikum semuanya. Saya sudah jadi ateis cukup lama dan sejujurnya agak menentang agama yang terorganisir, tinggal di AS nih. Keluarga saya bisa dibilang Kristen yang agamanya biasa aja, dan dulu saya sendiri lebih mendalami iman sampai hidup ngasih kejutan-kejutan dan saya jadi menjauh. Belakangan ini, saya ngerasa ada tarikan beneran ke Islam. Saya suka dengerin nasyid bahkan pas di gym lol. Saya jadi mengagumi kesederhanaan hijab dan keindahan Islam secara keseluruhan yang saya lihat. Muslim yang saya temui selalu baik banget dan damai sama saya, meskipun saya nggak seiman. Tinggal di kota yang beragam, saya ketemu Muslim dari berbagai lapisan hidup dan mereka orang-orang yang luar biasa baik. Tanpa sadar, saya terus-terusan nonton video Islami online. Dan dengan semua kesulitan yang saya hadapi, saya jadi lebih terbuka sama ide iman sekarang. Tapi hari ini jadi titik baliknya. Saya nggak mau curhat berlebihan, tapi seseorang yang saya sayangi baru saja meninggal mendadak karena kecelakaan tragis beberapa jam lalu. Saya hancur hati dan nggak tahu harus apa. Hal pertama yang saya lakuin adalah berteriak ke Tuhan, seriusan. Saya butuh hiburan dengan ngebayangin ada akhirat dan kekuatan yang lebih tinggi, dan lebih dari segalanya saya mau nemuin tujuan hidup lewat agama. Saya udah riset banyak agama dan saya pikir emang ada sesuatu yang lebih besar, cuma saya nggak yakin apa. Secara spiritual, Islam paling manggil saya. Bahkan pas saya kritis sama agama, ayat-ayat Quran tuh sangat menyentuh saya dalam-dalam. Tolong, saya menghargai banget bimbingan soal apakah saya beneran harus bersyahadat dan jadi Muslim, dan kalau iya, gimana caranya yang benar dan berkembang jadi Muslim yang lebih baik. JazakAllah khair atas dukungannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kayaknya Allah lagi nunjukin jalan buat kamu. Di tengah musibah pun, kamu masih balik ke Dia. Itu bukan kebetulan. Ambil langkah itu, nggak ada ruginya-semuanya malah bisa jadi untung.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ambik syahadat dan biarkan air mata jatuh. Itu keputusan terbaik yang bakal kamu buat seumur hidup. Untuk temanmu yang sudah pergi, kamu masih bisa lakuin doa buat dia. Islam itu rahmat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jiwamu mengenali kebenaran, itu sebabnya Quran menyentuhmu bahkan saat kamu menolak. Jangan terlalu banyak berpikir, pasrah saja. Semoga Allah memberimu ketenangan dalam kehilanganmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allahu Akbar, ini indah banget. Ingat ya, syahadat itu menghapus semua dosa masa lalu. Kamu kayak dapet lembaran baru. Fakta kamu nyari Tuhan pas lagi sakit itu udah nunjukin kalo sebenernya kamu udah percaya dari dalem hati.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Meskipun sebagai seorang ateis, kamu tetap mengagumi kerendahan hati dan kebaikan. Itu fitrah, kecenderungan alami menuju Islam. Aku saudara dari Yordania, hubungi saja kalau kamu butuh ngobrol atau salat bareng.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wahai saudara, hatimu sebenarnya sudah muslim, cuma tinggal menunggu lidahmu saja. Segeralah bersyahadat, jangan ditunda-tunda. Kematian itu pengingat. Semoga Allah memudahkan jalanmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya ampun, aku nangis bacanya. Aku sendiri seorang mualaf dari Jerman, ceritanya hampir sama persis. Allah menarikku keluar dari kegelapan. Ucapkan syahadat sekarang, kamu bisa melakukannya sendiri. Kami di sini buat kamu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar