kadang aku bertanya-tanya apakah aku akan pernah merasa cocok
aku jadi kepikiran sama postingan yang aku lihat beberapa waktu lalu tentang beberapa pria muslim yang lebih suka cewek putih. itu ditulis sama seseorang dari Afrika Utara. aku juga orang Afrika, tapi Afrika hitam, dan jujur, itu bikin aku merasa kayak aku di posisi paling bawah. kita semua tahu colorism ada di mana-mana, tapi bahkan saat seorang saudara suka sama kamu, keluarganya sering punya masalah dengan itu. beberapa bulan lalu, mantanku mengakhiri hubungan karena keluarganya menekannya. kita baik-baik aja, lho? aku bener-bener pikir kita bakal nikah-bahkan ayahku sudah setuju. tapi begitu keluarganya mendesak, dia pergi begitu aja tanpa benar-benar jelasin apa-apa. hubunganku sebelumnya juga berakhir dengan cara yang sama. aku tulus merasa kayak nggak cocok di ummah ini. mungkin ini lebay, tapi aku cuma merasa nggak diterima dan nggak pada tempatnya. bahkan sama saudari-saudari, mereka suka ngasih komentar kecil yang halus banget sampai aku bakal kelihatan gila kalau protes, jadi aku cuma diem aja. belakangan ini, aku sering menyendiri, berat badanku turun, dan aku nggak terlalu yakin apa yang kulakukan. aku benci jadi bagian dari komunitas ini karena pengalamanku-aku cuma merasa nggak diinginkan di sana. aku agak capek sama komunitas muslim, jujur aja. mereka nggak selalu menjalankan apa yang mereka khotbahkan. aku secara harfiah ketemu mantanku di acara tentang kesetaraan (aku nggak mau sebut yang mana, takut ada yang kenal), tapi kemudian dia nggak bisa bela aku. kayak, serius? dan dengan semua penderitaan yang terjadi di dunia, beberapa orang cuma peduli sama karir mereka. seseorang bilang aku harus lebih "terbuka," tapi aku menolak untuk bersikap ramah sama mereka yang mendukung penindasan saudara-saudara kita. itu bikin aku marah banget.