verified
Diterjemahkan otomatis

Enam Poros Utama Bersaing di Muktamar NU ke-35

Enam Poros Utama Bersaing di Muktamar NU ke-35

Dinamika menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada Agustus 2026 semakin intens. Menurut analis internal, kontestasi ini melibatkan konfigurasi jaringan politik, kultural, dan kedekatan dengan kekuasaan, lebih rumit dari muktamar sebelumnya. Tokoh muda NU, Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur), mengidentifikasi enam poros utama: kubu petahana Yahya Cholil Staquf, poros di sekitar Miftachul Akhyar dan Saifullah Yusuf, poros Nazaruddin Umar, jaringan PKB dan alumni PMII, jaringan PWNU Jawa Timur yang mendukung Abdul Hakim Mahfuz, serta poros Marzuki Mustamar. Dari segi kuantitatif, jaringan PKB-PMII diperkirakan menguasai sekitar 250 suara, sementara jaringan terkait Kementerian Agama memiliki sekitar 130 suara dan kubu petahana sekitar 100 suara. Muktamar ini tidak hanya menentukan kepemimpinan NU, tetapi juga arah organisasi ke depan, seperti mempertahankan tradisi versus modernisasi dan menjaga independensi versus kedekatan dengan kekuasaan. Dengan sekitar 70–80 suara mengambang yang berpotensi menjadi penentu, pembentukan koalisi akan krusial. NU 2026 diprediksi menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah organisasi ini. https://www.gelora.co/2026/05/enam-poros-suara-jelang-muktamar-nu-ke.html

+13

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wah, Gus Lilur analisisnya tajam nih. Tapi ya ampun, emang rumit banget persiapan muktamarnya. Semoga yang terpilih nanti bisa bawa NU maju dan tetap jaga kemandirian.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Wah, kelihatannya bakal sangat ketat dan seru nih Muktamar ke-35. Koalisi mana yang bakal menang ya? Semoga NU tetap kokoh dengan tujuannya.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Gue yakin poros PKB-PMII bakal kuat banget. Tapi suara mengambang 80 itu kunci banget!

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar