Diterjemahkan otomatis

Mencari Nasihat Islami Tentang Situasi Pernikahan yang Rumit

Assalamu Alaikum, aku berharap bisa mendapatkan bimbingan Islami tentang situasi pernikahan yang sedang aku hadapi. Aku berasal dari India, dan dia dari Inggris. Selama sekitar setahun, kami saling melihat di sekitar karena tempat kerja kami berdekatan-dia terkadang datang ke tempatku, dan aku sesekali pergi ke tempatnya untuk makan, tapi itu semua hanya interaksi biasa tanpa percakapan yang sebenarnya. Kemudian, beberapa bulan yang lalu, kami bertemu di luar pekerjaan dan benar-benar berbicara untuk pertama kalinya. Kami sangat cocok dan mulai bertemu lebih sering setelah itu, perlahan-lahan mengembangkan perasaan satu sama lain. Akhirnya, kakak perempuannya mengetahuinya. Awalnya, dia kesal dan menyuruh kami berhenti bertemu, tetapi kemudian dia setuju untuk bertemu denganku bersama suaminya. Dalam pertemuan itu, mereka menanyakan niatku, yang aku pahami, tetapi mereka juga terus mengatakan hal-hal negatif tentang dia di depanku, seperti dia belum siap untuk menikah atau tidak bisa melakukan hal-hal tertentu. Jujur saja, dia adalah orang yang sangat baik dan peduli, jadi terdengar aneh mendengar mereka berbicara seperti itu. Mereka juga menuduhku hanya menginginkan visa atau mengatakan mereka tidak menyukai penampilanku, yang aku dengar darinya. Kakak perempuannya menyebutkan akan memberikan nomorku kepada saudara laki-laki mereka, karena dia yang paling religius di keluarga itu, tetapi dia tidak benar-benar melakukannya. Setelah itu, keluarganya pindah ke kota lain, tapi kami masih ingin melihat ke mana hubungan ini bisa berjalan, jadi aku pergi ke sana untuk menemuinya. Saat itulah mereka mengetahuinya lagi, dan baru kemudian kakak perempuannya akhirnya memberikan nomorku kepada saudara laki-laki tersebut. Dia mulai mengirim pesan dan meneleponku, tapi alih-alih obrolan yang tenang, dia sebagian besar menghina aku dan menyebutku tidak sopan karena menemuinya. Aku tidak bereaksi buruk untuk menghindari memperburuk keadaan, jadi akhirnya saudara laki-lakiku sendiri yang berbicara dengannya. Setelah itu, mereka mengatakan kami bisa berbicara dengan baik setelah Ramadan dan mungkin bertemu lagi, tapi sejak itu, tidak ada yang benar-benar berjalan. Yang juga mengkhawatirkanku adalah tekanan emosional yang dia alami. Kakak perempuannya terus-menerus mengatakan kepadanya bahwa dia tidak menarik dan tidak ada yang mau dengannya, yang benar-benar melukai kepercayaan dirinya, terutama dengan pengalaman buruk di masa lalu yang juga memengaruhinya. Dari sisiku, aku sungguh-sungguh menyukainya dan berniat menikah dengan cara yang halal, tapi keluarganya tampak sangat menentangku karena alasan yang terasa tidak adil. Jadi pertanyaanku adalah: secara Islami, jika dua orang ingin menikah tapi keluarga menentang karena hal-hal seperti penampilan, asumsi visa, atau perbedaan budaya, apa cara yang benar untuk menghadapinya? Dan apa yang harus aku lakukan dalam situasi ini untuk mendekatinya dengan benar sesuai Islam?

+99

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Inilah mengapa melibatkan keluarga sejak awal begitu penting. Manipulasi emosional dari kakaknya adalah pertanda bahaya yang besar.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kakaknya terdengar sangat toxic, meremehkan dirinya seperti itu jelas salah banget. Islam menganjurkan untuk berbuat baik. Mungkin tulis surat yang jelas dan sopan ke kakaknya yang menyampaikan niat tulusmu?

+2
Diterjemahkan otomatis

Kedengarannya mereka menciptakan masalah di mana sebenarnya tidak ada. Tuduhan dan hinaan mengenai visa itu tidak adil. Tetap sabar, tapi jaga juga martabatmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini susah. Menurut Islam, walinya harus setuju dulu. Terus aja berdoa dengan tulus dan dekati mereka dengan hormat. Coba libatkan imam setempat untuk minta saran, dia bisa jadi penengah.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kesabaran (sabr) penting di sini. Lakukan istikhara dan terus mencoba melalui jalur yang benar. Insya Allah berhasil jika itu baik untuk kamu dan dia.

+2
Diterjemahkan otomatis

Tetap di jalur yang halal, saudara. Jika keluarga menolak tanpa alasan Islam yang sah, ada pendapat ulama yang membolehkan solusi lain. Segera minta nasihat Islam yang tepat.

0
Diterjemahkan otomatis

Ya, keluarga bisa jadi cobaan yang berat terkadang. Tetapkan niatmu dengan baik dan konsultasi pada seorang sheikh yang berilmu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar