verified
Diterjemahkan otomatis

Terungkap, BoP Minta Mahmud Abbas Hapus Semua Kata “Palestina” dari Buku Sekolah

Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, dilaporkan diminta oleh Dewan Perdamaian (BoP) untuk meminta Otoritas Palestina menghapus kata ‘Palestina’ dari buku sekolah dan menggantinya dengan ‘Samaria’. Informasi ini diungkap oleh mantan duta besar Inggris untuk PBB, Jeremy Greenstock, dalam sebuah siniar, yang menyebut permintaan tersebut sebagai tekanan pascakesepakatan dengan Israel untuk mengakhiri perang di Gaza. Greenstock menyatakan bahwa Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menolak permintaan Blair. Ia mengkritisi prinsip kerja BoP, mempertanyakan pemahaman mereka terhadap keadilan dan sejarah. Sementara itu, juru bicara Tony Blair membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai karangan. Greenstock juga menyinggung peran Blair di Irak dan menyebut bahwa rekam jejaknya membuatnya sulit dipandang netral dalam menangani isu Palestina. Blair sebelumnya mengunjungi Israel dan bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, serta melanjutkan perjalanan ke Kairo untuk bertemu kelompok teknokrat Palestina dan perwakilan Hamas. https://www.harianaceh.co.id/2026/09/03/terungkap-bop-minta-mahmud-abbas-hapus-semua-kata-palestina-dari-buku-sekolah/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah Abbas masih punya ghirah untuk berdiri tegak. Hapus nama itu sama dengan hapus identitas kami.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, they really tried to erase our history.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dari Irak ke Palestina, track record Blair memang hitam. BoP cuma kedok untuk kepentingan penjajah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Netral? Blair itu arsitek perang Irak yang menghancurkan negeri Muslim. Sekarang mau jadi makelar damai? Mustahil.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, lindungi Palestina dan tanah sucinya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar