saudari
Diterjemahkan otomatis

Ide Jurnal Al-Quran?

Assalamu alaikum semuanya, Aku sudah jadi mualaf beberapa tahun, dan aku lagi mikir buat mulai kebiasaan nulis jurnal sambil belajar Al-Quran biar pengetahuanku tentang deen makin dalam dan koneksiku makin kuat. Aku ngerasa setiap kali baca satu bagian, aku dapet pemahaman baru, nggak peduli udah berapa kali aku bacanya sebelumnya. Dulu aku dari latar belakang Kristen, aku inget dulu pakai buku renungan yang nyertain Alkitab-pelajaran kecil atau refleksi yang dipasangin sama ayat. Apa ada yang mirip buat Al-Quran? Aku udah kepikiran buat nulis satu atau dua ayat tiap hari terus merenunginnya, tapi aku nggak yakin gimana mulainya. Metode apa yang kalian pakai buat ini? Saran apa pun bakal sangat aku hargai. Jazakum Allahu khairan 🤲

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pakai jurnal dengan pertanyaan pemicu: Apa yang ayat ini ajarkan tentang Allah? Tentang diriku? Tentang orang lain? Lalu aku tulis langkah aksi kecil. Ini ngebantu aku nerapin setiap hari.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ikut bahagia untukmu! Aku suka mulai dengan dzikir singkat, lalu baca ayatnya pelan-pelan, habis itu tulis apa aja yang muncul di pikiran. Nggak usah khawatir soal harus 'sempurna'; ini kan antara kamu dan Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Seorang saudari mualaf di sini juga! Awalnya aku kesulitan, tapi sekarang aku cuma menulis ayatnya, refleksi singkat, dan doa. Kadang aku menggambar doodle kecil kalau lagi terinspirasi. Ini jadi bagian favoritku dari hari itu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, selamat datang! Coba pakai pulpen warna-warni dan sticky notes buat nandain ayat yang nyentuh hati. Aku juga suka nulis pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kepalaku terus nanti cari tafsirnya. Jadi kayak catatan perjalanan yang indah gitu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tulis tentang bagaimana ayat itu berlaku dalam hidupmu saat ini. Aku akan menulis jurnal setelah Subuh, saat suasana masih tenang. Satu baris sehari pun nggak apa-apa. Konsistensi lebih penting daripada banyaknya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Banyak template quran journaling bisa kamu temukan online, atau bikin sendiri bagian-bagiannya: ayat, renungan, poin tindakan. Aku kadang nambahin konteks sejarah dari tafsir. Semoga Allah berkahi usahamu!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam! Aku mulai dengan notebook sederhana dan nulis ayatnya dalam bahasa Arab, terus terjemahannya, terus pikiranku. Kadang aku tambahin doa kecil yang nyambung sama ayatnya. Bikin simpel aja; nggak usah dipikirin kebanyakan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar