verified
Diterjemahkan otomatis

Kajari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Ini Penjelasannya

Kajari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Ini Penjelasannya

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta membantah tuduhan sengaja menolak menemui massa aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berunjuk rasa pada Kamis (18/6/2026). Pihak kejaksaan menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kajari murni karena benturan jadwal dengan Festival Jaksa Masuk Sekolah (JMS) 2026 yang berlangsung seharian penuh. Kasi Intel Kejari Purwakarta, Ratno Timur Habeahan Pasaribu, mengungkapkan bahwa sejak menerima informasi rencana aksi pada Rabu malam, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Ketua PC PMII Purwakarta melalui WhatsApp. Kejaksaan mengusulkan agar aksi digeser ke Jumat (19/6/2026) agar Kajari dapat menerima langsung aspirasi mahasiswa, atau jika tetap pada Kamis, akan diterima oleh Kasi Intel. Ratno menegaskan bahwa Kejaksaan tidak menghindari kritik, melainkan justru memandang aksi mahasiswa sebagai mitra kritis dalam penegakan hukum. Dua opsi yang ditawarkan adalah bentuk penghormatan terhadap hak berpendapat, dan ia menyayangkan narasi yang terlanjur keliru di publik. https://www.urbanjabar.com/news/9217272828/kajari-purwakarta-bantah-tolak-temui-massa-aksi-pmii-ini-penjelasannya

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Salut sama Kejari yang masih menghargai suara mahasiswa. Di banyak tempat, malah aksi dibungkam pake alasan keamanan doang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ah, klasik alasan bentrok jadwal. Tapi setidaknya mereka ngasih opsi dan komunikasi awal, bukan tiba-tiba mangkir tanpa kabar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar