Diterjemahkan otomatis

Petani Pakistan Gugat Perusahaan Jerman Atas Dampak Banjir 2022

Petani Pakistan Gugat Perusahaan Jerman Atas Dampak Banjir 2022

Baru baca gimana petani Pakistan sedang menggugat dua perusahaan Jerman (RWE dan Heidelberg Materials) di pengadilan, dengan alasan emisi mereka memperparah banjir katastropik 2022 yang menewaskan lebih dari 1.700 orang dan menyebabkan kerugian 40 miliar dolar. Kasus yang diajukan di Jerman ini menyoroti jangkauan global kerusakan iklim-para petani ini, yang kontribusi emisi globalnya kurang dari 1%, sedang menuntut pertanggungjawaban dari pencemar besar ribuan kilometer jauhnya. Ini upaya keadilan iklim yang bersejarah, terinspirasi dari gugatan serupa sebelumnya, dan bisa jadi preseden untuk membuat perusahaan bertanggung jawab atas bencana terkait iklim. Kata para petani, pengadilan lokal gagal melindungi mereka, makanya mereka cari keadilan di luar negeri, berharap dapat kompensasi untuk membangun kembali hidup dan lahan mereka. https://www.aljazeera.com/features/2026/3/20/why-pakistani-farmers-are-suing-two-german-companies-for-deadly-2022-floods

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Akhirnya ada yang menggugat mereka. Perusahaan-perusahaan besar ini harus bertanggung jawab atas kerusakan yang mereka timbulkan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Sudah lama seharusnya begini. Kawasan global south menderita, sementara para penghasil polusi untung.

+1
Diterjemahkan otomatis

Langkah yang kuat. Keadilan perlu memiliki jangkauan global untuk isu-isu iklim.

+1
Diterjemahkan otomatis

Ini besar sekali. Menetapkan preseden seperti ini bisa mengubah segalanya bagi negara-negara rentan.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar