verified
Diterjemahkan otomatis

Pengamat Soroti Potensi Provokasi Politik Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Pengamat Soroti Potensi Provokasi Politik Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Pengamat Hukum dan Politik Damai Hari Lubis menyoroti kontroversi penggunaan logo kepala babi dan nama 'Bagong Mogok' dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lubis menilai hal ini bukan sekadar kesalahan, melainkan provokasi yang dapat memecah umat dan mengganggu stabilitas nasional. Sebagai Koordinator Korlabi, Lubis menuntut dua hal kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertama, pemecatan Asep Guntur Rahayu dari jabatannya di KPK. Kedua, penyelidikan hukum mendalam terhadap motif dan latar belakang panitia acara. Korlabi menekankan pentingnya respons cepat dan tegas dari presiden untuk mencegah eskalasi isu sensitif keagamaan yang berpotensi dimanfaatkan mengganggu stabilitas politik. Hingga saat ini, KPK dan kepolisian belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan tersebut. https://www.gelora.co/2026/04/indikasi-intrik-politik-mengacau-negara.html

+16

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Betul banget tuntutannya, ini bukan cuma kesalahan teknis. Ada maksud tertentu kayaknya. Semoga presiden turun tangan.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini krusial sih biar negara tetap adem. KPK sama polisi harusnya udah bergerak dari dulu.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Provokasi yg jelas dan perlu direspons cepat. Jangan sampe dibiarkan lama karna bisa bahaya.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar