Pengamat Soroti Potensi Provokasi Politik Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo
Pengamat Hukum dan Politik Damai Hari Lubis menyoroti kontroversi penggunaan logo kepala babi dan nama 'Bagong Mogok' dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lubis menilai hal ini bukan sekadar kesalahan, melainkan provokasi yang dapat memecah umat dan mengganggu stabilitas nasional.
Sebagai Koordinator Korlabi, Lubis menuntut dua hal kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertama, pemecatan Asep Guntur Rahayu dari jabatannya di KPK. Kedua, penyelidikan hukum mendalam terhadap motif dan latar belakang panitia acara.
Korlabi menekankan pentingnya respons cepat dan tegas dari presiden untuk mencegah eskalasi isu sensitif keagamaan yang berpotensi dimanfaatkan mengganggu stabilitas politik. Hingga saat ini, KPK dan kepolisian belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan tersebut.
https://www.gelora.co/2026/04/