Gempa NTT: Dapur Umum Kemensos Beroperasi di Nagekeo, Siapkan 3.000 Bungkus Makanan per Hari
Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mengoperasikan dapur umum untuk korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8). Pada hari pertama, dapur umum di Kecamatan Aesesa menyiapkan sekitar 750–1.000 bungkus makanan untuk makan malam warga. Mulai Selasa (18/8), pelayanan ditingkatkan menjadi tiga kali memasak per hari dengan target total sekitar 3.000 bungkus.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas selama tanggap darurat. "Dapur umum kita siapkan, logistik terus kita gerakkan, dan tim di lapangan terus melakukan asesmen," ujarnya. Berdasarkan data sementara, 18.217 jiwa mengungsi di Nagekeo, termasuk 4.386 jiwa di Kecamatan Aesesa. Kemensos juga mengalokasikan 1.000 paket sembako dan tambahan 48 ton beras untuk wilayah terdampak di NTT.
Secara keseluruhan, Kemensos telah mendirikan dapur umum di tiga wilayah (Manggarai, Sikka, Nagekeo) dan berencana menambah tiga titik lagi (Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ende). Anggaran indikatif operasional dapur umum selama tujuh hari sekitar Rp 5,16 miliar. Selain itu, disiapkan santunan bagi 54 korban meninggal (masing-masing Rp 15 juta) dan 199 korban luka (masing-masing Rp 5 juta). Total dukungan indikatif Kemensos mencapai Rp 13.212.939.379.
https://kabarbaik.co/gempa-ntt