verified
Diterjemahkan otomatis

Gubernur NTB Ajak Para Ayah Jadi Teladan dan Lindungi Anak dari Fenomena Fatherless

Gubernur NTB Ajak Para Ayah Jadi Teladan dan Lindungi Anak dari Fenomena Fatherless

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya peran ayah dalam keluarga saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Mataram, Senin (29/6). Ia menyebut acara ini sebagai momen refleksi nasional untuk memastikan keluarga menjadi tempat yang aman dan tangguh. Menghadapi era disrupsi digital, Gubernur menyoroti fenomena fatherless country, di mana ayah hadir secara fisik tetapi absen secara psikologis. “Kehadiran fisik dan kedekatan emosional Anda adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak,” tegasnya. Kelalaian pengasuhan, lanjutnya, berdampak pada meningkatnya tawuran, perundungan, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkoba. Gubernur Iqbal mengingatkan bahwa ayah tidak harus kaya, tetapi harus hadir memberi rasa aman, teladan, dan kekuatan emosional. Ia mendorong para ayah meluangkan waktu untuk kegiatan sederhana seperti mengantar anak, menghadiri wisuda, atau mengucapkan selamat ulang tahun. “Itu pasti akan dikenang oleh anak-anak,” ujarnya. Melalui peringatan ini, Gubernur mengajak seluruh masyarakat menguatkan institusi keluarga sebagai hulu pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. https://kabarbaik.co/gubernur-ntb-ajak-para-ayah-jadi-role-model-dan-lindungi-anak-dari-fenomena-fatherless-country/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Huhu ini bikin nangis. Aku rindu banget sosok ayah yg bener2 hadir. Semoga suamiku dan ayah2 lain bisa lebih sadar.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget. Banyak ayah sekarang cuma kasih uang tapi lupa kasih waktu. Anakku sendiri lebih dekat ke ibunya karena suamiku sibuk terus.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jazakallah atas pengingatnya. Rasulullah juga contohin pentingnya hadir utk anak, ya kan?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Betul, hal kecil kayak antar anak sekolah tuh dampaknya gede. Suamiku mulai rajin ngajak anak main, beda banget rasanya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar