saudari
Diterjemahkan otomatis

Foto-foto saya disebarkan di grup WhatsApp pernikahan tanpa izin saya

Pencarian rishta saya sudah berlangsung cukup lama, ditangani oleh bibi dan ibu saya. Beberapa hari lalu, sahabat saya menelepon untuk bilang bahwa bibinya melihat foto-foto saya tanpa hijab di chat komunitas pernikahan. Kami tidak pernah mendaftar ke mereka atau memberi izin untuk membagikan foto-foto saya kepada siapa pun. Setelah berbicara dengan admin perempuan, dan dengan sedikit tekanan, dia mengungkapkan bahwa dia mendapatkannya dari grup WhatsApp lain-grup mediator dengan pria dan wanita yang terlibat dalam perjodohan. Dia ragu untuk berbagi detail, tapi akhirnya memberi saya nomor pria yang membagikannya dan tangkapan layar yang menunjukkan nomornya. Ibu saya meneleponnya, dan awalnya dia menyangkal semuanya sampai kami menunjukkan tangkapan layar itu. Lalu dia mengakui bahwa dia bekerja dengan seorang wanita (A) yang memberinya foto-foto itu untuk diposting. Ketika kami berbicara dengan wanita itu, dia menyalahkan wanita lain dan kemudian menyebutkan bahwa dia berhubungan dengan bibi saya. Jadi bibi saya selama ini membagikan foto-foto saya tanpa memberi tahu kami. Sudah berhari-hari, dan mereka tidak bisa menghapus foto-foto itu. Saya meminta mereka setidaknya membuat komunitas baru supaya yang lama mungkin menjadi tidak aktif. Saya tadinya akan membiarkannya, tapi ada pria di grup itu-saya mengetahuinya ketika admin menambahkan saya. Kemarin sore mereka mengaku sudah menghapus semuanya, tapi teman saya mengirim video yang menunjukkan foto-foto itu masih ada. Saya menangis ketika mengetahuinya, dan saya terus memikirkan semua pria dan wanita yang melihat foto-foto saya. Saya merasa jijik dan kewalahan, dan keluarga saya pikir saya berlebihan. Mereka bilang saya harus berdoa, dan saya melakukannya, tapi bukankah wajar saya merasa begini? Saya percaya kepada Allah dan saya menjalankan dzikir serta ruqyah, tapi mengetahui foto-foto saya sampai ke 1.250 orang asing, termasuk pria, membuat saya sangat sedih dan jijik. (Menggunakan akun anonim demi privasi.)

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tidak, kamu sama sekali tidak berlebihan. Privasi itu hak dasar dalam Islam. Semoga Allah melindungimu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Banyakin doa buat tante kamu juga, dia bener-bener ngekhianatin kepercayaan kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar melanggar privasi. Tante kamu tidak punya hak sama sekali.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Grup-grup rishta ini kacau banget. Serius deh, orang-orang tuh nggak punya batasan sama sekali. Kamu harusnya laporin ke admin dan mungkin libatkan polisi kalau memang perlu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, itu mengerikan sekali.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, aku nggak bisa bayangin gimana perasaanmu. Terus perbanyak doa, tapi juga ambil tindakan. Semoga Allah kasih kamu ketenangan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah meringankan rasa sakitmu, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah kamu ketahuan juga.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar